DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Mantan Pebulu Tangkis Nasional Taufik Hidayat Memprakarsai Turnamen Taufik Hidayat Cup 2024

image
Pebulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat saat berpasangan dengan Trikus Harjanto saat menghadapi pebulu tangkis Malaysia Goh Cheng Huan - Moh Rizal Bin Misman dalam ajang Taufik Hidayat Cup 2024 yang berlangsung di GOR KONI Bandung, (12/1/2024). (ANTARA/HO-Taufik Hidayat Cup 2024)

ORBITINDONESIA.COM - Mantan pebulu tangkis nasional Taufik Hidayat memprakarsai pergelaran turnamen bertajuk Yonex-Sunrise Taufik Hidayat Cup 2024.

Turnamen Taufik Hidayat Cup ini menjadi wadah bagi para pemain bulu tangkis senior untuk bernostalgia tentang atmosfer berkompetisi.

Menurut keterangan resmi panita pelaksana, Jumat, 12 Januari 2024, dinyatakan turnamen Taufik Hidayat Cup tersebut berlangsung pada 12 hingga 14 Januari di GOR Bulutangkis KONI Jalan Jakarta, Bandung.

Baca Juga: BATC 2024: Putri Kusuma Wardani Menyerah di Tangan Supanida Katethong pada Babak Semifinal

“Turnamen ini sedianya menjadi wadah bagi para pemain senior untuk merasakan kembali suasana berkompetisi, sambil mempererat tali persahabatan antara pemain," ujar Taufik Hidayat.

"Kegiatan ini berjalan berkat dukungan banyak pihak dan tentunya para sponsor. Harapannya, turnamen seperti ini bisa berjalan terus, tidak hanya di Indonesia tetapi diselenggarakan di luar negeri dengan nama yang sama,” lanjutnya.

Dalam turnamen kali ini, sejumlah pebulu tangkis senior mulai dari tuan rumah Indonesia, Malaysia, Singapura dan China bersaing memperebutkan trofi bergengsi Taufik Hidayat Cup 2024, dan total hadiah senilai Rp140 juta untuk setiap nomor yang dipertandingkan.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Olahraga Jumat: Liga Europa dan Liga Conference Kembali Bergulir

Pemenang Taufik Hidayat Cup 2024 ini mendapatkan uang tunai sebesar Rp77 juta atau 5.000 dolar AS, peringkat kedua sebesar Rp39 juta atau 2.500 dolar AS dan peringkat ketiga sebesar Rp23 juta atau 1.500 dolar AS.

Turnamen ini diikuti oleh 12 tim bulutangkis yakni, Taufik Hidayat Arena, SLP Jakarta, Hoki BC Team A, Hoki BC Team B, JK Tech (Singapura), Bad Boyz United (Singapura), Butterworth (Malaysia), MBC Malaysia, WCBF Sibu (Malaysia), Writebest (Malaysia), Vanquish (Malaysia) dan China Shanghai Qikaifang BC (China).

Ajang beregu ini memainkan lima nomor yakni tunggal putra, tiga nomor ganda putra dan satu nomor ganda campuran dengan format setengah kompetisi.

Baca Juga: Jadwal Kamis Ini: Tim Indonesia Jalani Pertandingan Terakhir BATC 2024 Fase Grup

Taufik yang menjadi jawara di Olimpiade Athena 2004 tersebut menjelaskan, ajang ini menjadi semacam reuni bagi pemain senior, sehingga mereka bisa bertemu kembali setelah “pensiun” sebagai atlet-atlet nasional di negara masing-masing untuk bertanding di Bandung.

“Perhelatan ini menjadi ajang reuni bagi pemain senior dan bertanding berdasarkan usianya. Kalau pemain senior pasti bermain nomor ganda, tetapi tetap seru untuk ditonton,” imbuh Taufik.

Sementara itu Ketua Panpel Yonex-Sunrise Taufik Hidayat Cup 2024, Bobby Ertanto mengatakan, turnamen ini bermaterikan para pemain senior yang pernah berjaya di masanya, beserta pemain-pemain yang masih aktif di kancah bulutangkis masing-masing negara.

Baca Juga: Thailand Masters 2024: Ana/Tiwi Melaju ke Semifinal Usai Menang Rubber Game Atas Wakil India

Bobby berharap, selain turnamen ini digelar secara kontinyu juga dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi generasi muda untuk mengapresiasi olahraga bulutangkis.

“Saya berharap turnamen ini dapat dilaksanakan setiap tahun untuk mempererat persahabatan antar pemain bulutangkis senior dan memberikan inspirasi serta dorongan motivasi bagi pemain-pemain muda untuk berprestasi di olahraga bulutangkis,” ujar Bobby.

Dalam kesempatan yang sama, mantan pemain tangguh spesialis tunggal putra asal Malaysia, Ong Ewe Hock mengaku senang bisa bermain sekaligus bertemu sesama pemain senior di Taufik Hidayat Cup 2024 ini.

Baca Juga: Thailand Masters 2024: Indonesia Tampilkan 11 Wakil yang Siap Beraksi di Hari Kedua Turnamen

Dia berharap agar turnamen bisa bergulir terus setiap tahun dan diikuti pemain-pemain kawakan lain seperti dari kawasan Eropa, China, Jepang maupun Korea.

“Saya senang sekali bisa bertemu Taufik dan bermain di sini. Harapan saya, semoga di tahun depan ada pemain-pemain dari Eropa, China, Jepang, atau Korea yang 10-20 tahun lalu bermain, bisa bertanding di turnamen ini,” ujar Ong. ***

Sumber: Antara

Berita Terkait