Menguak Dampak AI pada Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
ORBITINDONESIA.COM – AI telah mengubah cara kita belajar, namun apakah itu menggerus kemampuan berpikir kritis generasi muda?
Kehadiran AI dalam pendidikan menawarkan kemudahan namun memicu kekhawatiran. AI menjanjikan transformasi signifikan di ruang kelas, tetapi dampaknya terhadap keterampilan berpikir kritis siswa patut dipertanyakan.
Studi oleh Michel Garlich dalam Jurnal Societies menunjukkan penggunaan AI dapat menurunkan kemampuan berpikir kritis. Fenomena cognitive offloading terjadi ketika siswa menyerahkan tugas analitis kepada AI, mengurangi dorongan untuk berpikir mandiri.
Berpikir kritis adalah fondasi penting bagi siswa. Dengan AI semakin dominan, pendidikan harus menyeimbangkan teknologi dengan latihan berpikir kritis agar siswa tidak sepenuhnya bergantung pada AI.
Penting bagi pendidikan untuk mengintegrasikan AI dengan bijak. Pelatihan berpikir kritis harus menjadi prioritas dalam kurikulum agar siswa tetap mampu menganalisis secara mandiri di era teknologi ini.
(Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2025)