Risiko Jatuh pada Lansia: Usia dan Kemandirian sebagai Faktor Utama
ORBITINDONESIA.COM – Jatuh di usia lanjut bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan ancaman serius bagi kesehatan dan keselamatan mereka. Studi terbaru dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya menguak fakta mengejutkan terkait faktor risiko ini.
Seiring bertambahnya usia, risiko jatuh meningkat drastis akibat penurunan kemampuan fisik dan kemandirian. Banyak lansia mengalami morbiditas dan mortalitas akibat jatuh. Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami faktor usia dan aktivitas harian dalam mengurangi risiko tersebut.
Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional ini melibatkan 55 pasien lansia di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Menggunakan uji Timed Up and Go, ditemukan hubungan signifikan antara usia dan risiko jatuh (r = 0,334), serta aktivitas harian dan risiko jatuh (r = -0,460). Hasil ini menegaskan bahwa semakin tua usia, semakin tinggi risiko jatuh, sedangkan kemandirian dalam aktivitas harian justru mengurangi risiko tersebut.
Temuan ini menekankan pentingnya program intervensi yang berfokus pada peningkatan kemandirian lansia dalam aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, institusi kesehatan dan keluarga harus bekerja sama dalam menyediakan lingkungan yang aman dan mendukung kemandirian lansia.
Dengan meningkatnya populasi lansia, memahami dan mengatasi faktor risiko jatuh menjadi urgensi bersama. Akankah kita siap menghadapinya, atau membiarkan ancaman ini terus mengintai generasi yang lebih tua? Pertanyaan ini memanggil kita untuk bertindak dan merenung lebih dalam.
(Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2025)