Privasi vs Personalitas: Dilema Era Digital dan Cookie

ORBITINDONESIA.COM – Dalam dunia digital, cookie menjadi senjata dua mata; mereka bisa menyederhanakan pengalaman pengguna, namun juga menimbulkan kekhawatiran privasi yang mendalam.

Ketergantungan pada data semakin meningkat di era digital ini. Google, sebagai raksasa teknologi, menggunakan cookie untuk mengoptimalkan layanan mereka. Namun, penggunaan cookie ini menimbulkan perdebatan tentang privasi pengguna dan etika pengumpulan data.

Menurut Statista, pada tahun 2023, 56% pengguna internet global merasa khawatir tentang privasi data mereka. Cookie memungkinkan perusahaan melacak perilaku pengguna secara detail, yang meningkatkan efektivitas iklan tetapi juga menimbulkan ancaman terhadap privasi.

Kritik terhadap penggunaan cookie sering kali menekankan perlunya regulasi lebih ketat. Namun, tanpa cookie, personalisasi dan kenyamanan digital bisa terganggu. Ini menciptakan dilema bagi konsumen yang harus memilih antara privasi dan kenyamanan.

Di tengah kemajuan teknologi, penting bagi kita untuk merenungkan apa yang lebih berharga: privasi atau kenyamanan. Apakah kita siap mengorbankan satu untuk yang lain? Pertanyaan ini harus dijawab oleh setiap pengguna internet.

(Orbit dari berbagai sumber, 9 September 2025)