Ketika Ambisi Pendiri Berbenturan dengan Realitas Tim: Pelajaran Empati
ORBITINDONESIA.COM – Krittika Marwaha, pendiri Little Odd Marketers, memicu diskusi hangat tentang kepemimpinan setelah mengakui tekanan 'founder-giri' hampir membuatnya menjadi bos yang tidak diinginkannya.
Dalam pos LinkedIn yang kini dihapus, Marwaha membagikan reaksinya terhadap seorang kolega yang menolak panggilan kerja jam 9 malam karena tugas rumah tangga. Ini menyoroti ekspektasi yang tak realistis dari pemimpin terhadap tim mereka akibat dorongan membangun perusahaan.
Kultur industri periklanan yang menuntut kecepatan dan tenggat waktu yang tidak masuk akal sering kali mengabaikan sensitivitas. Marwaha menyadari bahwa penghargaan lebih sering diberikan pada kecepatan daripada empati, menciptakan lingkungan kerja yang kurang peduli terhadap keseimbangan hidup karyawan.
Pengakuan jujur Marwaha mendapat apresiasi dari banyak profesional yang menginginkan lebih banyak pemimpin yang memahami kenyataan tim mereka. Ini mencerminkan panggilan untuk membangun tempat kerja yang berakar pada rasa hormat dan kepedulian, daripada sekadar mengejar hasil.
Pelajaran dari Marwaha menjadi pengingat bagi para pemimpin untuk mengakui dan menghargai pengorbanan personal anggota tim. Di akhir, ini membuka ruang untuk refleksi lebih dalam tentang bagaimana kita bisa menciptakan budaya kerja yang lebih manusiawi.
(Orbit dari berbagai sumber, 29 September 2025)