Budaya Kerja Korporat AS: Antara Dedikasi dan Eksploitasi

ORBITINDONESIA.COM – Seorang karyawan di AS mengungkap intensnya budaya kerja korporat yang menuntut, mulai sejak dini hari hingga larut malam.

Pekerja di Amerika merasa tertekan dengan harapan untuk selalu 'siaga' bahkan di luar jam kerja. Hal ini memicu diskusi tentang keseimbangan kerja-hidup.

Diskusi di Reddit memunculkan kekhawatiran tentang dampak kesehatan mental akibat tekanan kerja. Banyak yang merasa budaya ini menciptakan stres dan kecemasan.

Beberapa berpendapat bahwa budaya ini mengeksploitasi pekerja yang terlalu fokus pada pekerjaan. Mereka jarang memiliki kehidupan di luar pekerjaan.

Apakah budaya kerja ini akan berubah di masa depan? Penting bagi korporasi untuk mempertimbangkan kesejahteraan karyawan mereka demi keberlanjutan bisnis.