Puisi Indra Pirmana: Cinta Palsu

ORBITINDONESIA.COM - Wajah rupawan penuh keemasan
Ragamu nyata selalu membayangi
Aku diam, tetapi tangisan dalam hati menyelimuti
Aku ingin engkau bahagia bersamaku.
Namun, terpaksa aku biarkan engkau dengan pilihan keluargamu
Setelah aku mendengar bisikan angin.
Aku sadar bahwa cintamu  hanya ilusi 
Aku ikhlas …
Aku tetap mencintaimu di balik layar
Biar aku memendam rasa
Dan kutulis di hati yang dalam.

Allah …
Untaian doa selalu kulantunkan untuknya
Aku mencintainya,
Aku menyayanginya,
Aku merindukannya,
Walaupun hanya bayangannya yang selalu tampak.

Allah …
Apakah ini takdir?
Allah …
Biar hatinya menjadi milikku seutuhnya 
Kenangan manis sudah membersamai 
Walau  hanya sekejap menatap wajahnya dari kejauhan
Bahagianya kala itu, 
Bagaikan Sang Raja dan Sang Ratu
Dalam lamunan, tetesan air mata mengalir indah
Saat mendapatkan secarik kertas berisikan undangan 
Aku berusaha tegar walau hati remuk.

Allah …
Seandainya waktu bisa aku putar
Tidak akan aku biarkan sedikit pun nyamuk mengigitnya
Walaupun aku tahu kau hanya pura-pura di depanku
Namun aku tetap mencintai walaupun bayangan semu.

Payung, 12 Januari 2026