Banjir Tangerang: Dampak Cuaca Ekstrem yang Meluas

ORBITINDONESIA.COM – Hujan lebat disertai angin kencang merendam 15 titik di Kabupaten Tangerang, Banten, menggarisbawahi ancaman cuaca ekstrem yang kian meningkat.

Banjir yang melanda Kabupaten Tangerang pada 12 Januari 2026 ini adalah bagian dari rangkaian cuaca buruk yang melanda wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Kondisi ini menyoroti kerentanan daerah terhadap perubahan iklim dan pentingnya mitigasi bencana.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat intensitas hujan yang sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur. Faktor pemicu utama adalah peningkatan kecepatan angin di Laut China Selatan, yang memperkuat dinamika atmosfer di Pulau Jawa dan sekitarnya.

Cuaca ekstrem ini menggarisbawahi perlunya kebijakan adaptif dan respons cepat dari pemerintah daerah dan pusat. Kerjasama antara lembaga terkait menjadi kunci dalam mengelola dampak bencana dan memastikan keselamatan warga.

Banjir di Tangerang adalah peringatan nyata akan dampak perubahan iklim. Langkah preventif dan edukasi masyarakat harus menjadi prioritas demi mengurangi risiko di masa depan. Apakah kita siap menghadapi cuaca yang kian ekstrem ini?

(Orbit dari berbagai sumber, 14 Januari 2026)