Cuaca Ekstrem Mengancam: Bagaimana Indonesia Bersiap?
ORBITINDONESIA.COM – Cuaca ekstrem diperkirakan akan melanda Indonesia hingga akhir Januari 2026, memicu kekhawatiran di berbagai wilayah. BMKG telah merilis peringatan dini, menyoroti potensi bencana yang mengancam.
Dengan adanya fenomena atmosfer global seperti La Niña dan aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO), Indonesia bersiap menghadapi hujan lebat dan angin kencang di banyak daerah. Siklon Tropis Nokaen dan Bibit 97S turut memperburuk situasi, menambah tekanan pada pola cuaca.
BMKG menjelaskan bahwa kombinasi dari berbagai fenomena atmosfer, termasuk Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator, memperkuat proses konvektif yang memicu hujan ekstrem. Daerah seperti Nusa Tenggara Timur dan pesisir barat Sumatra menjadi titik panas potensi bencana.
Cuaca buruk ini menjadi ujian bagi sistem mitigasi bencana Indonesia. Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi menghadapi tantangan ini, memastikan kesiapan yang optimal untuk meminimalkan dampak.
Dengan ancaman cuaca ekstrem yang semakin nyata, refleksi diperlukan: Sejauh mana kita siap menghadapi perubahan iklim? Ini bukan hanya tentang ramalan cuaca, tetapi juga tentang masa depan ketahanan kita.
(Orbit dari berbagai sumber, 22 Januari 2026)