Trump Siapkan Kevin Warsh Pimpin The Fed, Apa Dampaknya?

ORBITINDONESIA.COM – Donald Trump akan segera mengumumkan calon Ketua Federal Reserve baru, menggantikan Jerome Powell. Nama Kevin Warsh mencuat sebagai kandidat terkuat, siap membawa perubahan signifikan dalam kebijakan moneter Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump secara terbuka menginginkan penurunan suku bunga yang lebih agresif dari The Fed. Meski ekonomi AS menunjukkan pertumbuhan kuat, Trump menilai kebijakan suku bunga saat ini tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang melemah. Pencarian pengganti Jerome Powell telah berlangsung lama, menandai upaya Trump untuk memperluas pengaruhnya atas bank sentral yang selama ini dianggap independen.

Trump berencana mengumumkan Ketua The Fed baru, dengan Kevin Warsh sebagai kandidat terdepan. Warsh memiliki peluang lebih dari 80% menjadi Ketua The Fed menurut pasar prediksi Polymarket dan Kalshi. Sebagai mantan Gubernur The Fed, Warsh dikenal vokal mendorong reformasi bank sentral dan mendukung neraca The Fed yang lebih kecil.

Langkah Trump untuk mengganti Powell bisa dilihat sebagai upaya memperkuat cengkeramannya atas kebijakan moneter AS. Namun, ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi pengaruh politik yang berlebihan terhadap The Fed. Independensi bank sentral dianggap krusial untuk menjaga stabilitas inflasi dan kepercayaan pasar finansial global.

Pengumuman resmi Trump akan menjadi penentu arah kebijakan moneter AS ke depan. Apakah Kevin Warsh akan membawa perubahan yang diharapkan Trump atau malah menimbulkan ketidakpastian baru? Pertanyaan ini penting untuk dipertimbangkan, mengingat dampak besar kebijakan The Fed terhadap ekonomi global.

(Orbit dari berbagai sumber, 2 Februari 2026)