Diskon Tiket Pelita Air: Stimulus Ekonomi dan Peluang Mudik
ORBITINDONESIA.COM – Diskon tiket pesawat sebesar 21 persen dari Pelita Air memantik harapan baru bagi para pemudik di Lebaran 2026. Kebijakan ini tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan mobilitas masyarakat.
Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan mobilitas masyarakat melalui berbagai stimulus ekonomi, termasuk diskon tiket pesawat. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya mudik yang sering kali melonjak saat musim Lebaran. Diskon dari Pelita Air menjadi salah satu langkah konkret yang didukung oleh kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP).
Pengamat aviasi, Moch Taufik Syakhrilillah, menyambut baik inisiatif Pelita Air ini. Menurutnya, langkah ini menawarkan kesempatan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik lebih efisien. Data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat meningkat signifikan pada periode libur Lebaran dan Nataru 2025. Diskon tiket pesawat telah dimanfaatkan oleh jutaan penumpang, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap program semacam ini.
Diskon tiket pesawat ini bukan hanya soal harga, melainkan juga soal aksesibilitas dan kesempatan. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan maskapai, masyarakat dari berbagai kalangan dapat merasakan manfaatnya. Ini juga menjadi bukti nyata bagaimana kebijakan ekonomi dapat berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.
Diskon tiket pesawat dari Pelita Air menawarkan lebih dari sekadar potongan harga, tetapi juga peluang untuk merajut kembali tali silaturahmi di kampung halaman. Apakah program ini dapat terus berlanjut di masa mendatang? Kebijakan yang konsisten dan adaptif dapat menjadi kunci dalam menjawab tantangan mobilitas masyarakat di Indonesia.
(Orbit dari berbagai sumber, 13 Februari 2026)