Superflu: Ancaman Baru Bagi Kelompok Rentan di 2026
ORBITINDONESIA.COM – Superflu, istilah yang kini ramai diperbincangkan, menjadi ancaman serius bagi kelompok rentan. Virus ini menyebabkan gejala flu yang lebih berat dan berkepanjangan.
Pada awal 2026, istilah superflu muncul sebagai fenomena baru dalam dunia kesehatan. Ini merujuk pada varian virus Influenza A (H3N2) Subclade K, yang menimbulkan gejala lebih parah dibandingkan flu biasa. Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat dan profesional medis.
Menurut dr. Ova Rachmawati, spesialis penyakit dalam, kelompok lanjut usia, anak-anak, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis seperti diabetes, gangguan ginjal, serta autoimun, berisiko tinggi terhadap superflu. Data menunjukkan peningkatan kasus infeksi pada kelompok ini, menuntut perhatian lebih dari sistem kesehatan.
Pandemi flu sebelumnya mengajarkan kita tentang pentingnya kesiapan dan respons cepat. Dengan varian baru ini, upaya pencegahan dan perlindungan harus segera ditingkatkan. Namun, bagaimana kita menyeimbangkan antara kewaspadaan dan kepanikan publik menjadi tantangan tersendiri.
Superflu mungkin menjadi pengingat akan kerentanan kita terhadap mutasi virus yang tak terduga. Ini mendorong refleksi lebih dalam tentang kesiapsiagaan kesehatan masyarakat. Apakah kita sudah siap menghadapi ancaman serupa di masa depan?
(Orbit dari berbagai sumber, 13 Februari 2026)