Transformasi Wellness: Dari Kebiasaan Sehat ke Tren Sosial Media
ORBITINDONESIA.COM – Sejak kapan kebugaran berhenti menjadi kebiasaan dan mulai menjadi tren? Transformasi ini tak terlepas dari pengaruh media sosial dan kapitalisme yang mengubah cara kita memandang kesehatan.
Pandemi mengubah keseharian kita, termasuk cara kita mendefinisikan kebugaran. Dulu, kebugaran berarti tindakan sederhana seperti beristirahat saat sakit. Kini, tren dari media sosial mendikte kebiasaan kesehatan kita.
Menurut Amy Larocca, wellness telah dijual sejak 1800-an sebagai aksesori untuk kesempurnaan. Kapitalisme memanfaatkan kebutuhan kita akan perbaikan diri, dan kini algoritma digital memperburuk situasi ini.
Kultur wellness memaksa kita untuk tampil sempurna bahkan saat sendiri. Kita sering merasa harus melakukan yang sedang tren meski tidak relevan bagi kita. Kebugaran seharusnya bersifat personal dan tidak terikat tren.
Wellness sejati adalah tentang apa yang terbaik bagi diri sendiri. Berhenti mengikuti tren dan temukan kenyamanan dalam kebiasaan kecil yang membuat kita merasa baik. Bagaimana Anda mendefinisikan wellness untuk diri sendiri?
(Orbit dari berbagai sumber, 21 Februari 2026)