Arab Saudi Terapkan Larangan Impor Unggas dari 40 Negara

ORBITINDONESIA.COM – Upaya proteksi pangan Arab Saudi mencapai puncaknya dengan pelarangan impor unggas dari 40 negara. Kebijakan ini bertujuan memperkuat keamanan pangan dan mencegah penyebaran penyakit hewan menular.

Keputusan Saudi Food and Drug Authority (SFDA) muncul di tengah kekhawatiran global terhadap wabah penyakit unggas seperti HPAI dan Newcastle. Larangan ini tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga berdasarkan penilaian risiko epidemiologis yang ketat.

Larangan total ini mempengaruhi negara-negara seperti Indonesia, Iran, dan Jerman. Di sisi lain, larangan parsial diterapkan di beberapa provinsi di negara seperti Amerika Serikat dan Italia. SFDA tetap memberikan akses bagi produk yang telah melalui perlakuan panas, asalkan disertai sertifikat kesehatan yang sah.

Kebijakan ini mencerminkan langkah tegas Arab Saudi dalam menjaga kesehatan publik dan kestabilan pangan. Namun, hal ini juga menantang eksportir global untuk meningkatkan standar kesehatan produk mereka demi tetap bisa mengakses pasar Saudi.

Langkah protektif ini mengundang refleksi mengenai keseimbangan antara keamanan pangan dan perdagangan bebas. Dalam konteks global yang terus berubah, bagaimana negara lain akan menyesuaikan diri untuk memenuhi standar tinggi Saudi? (Orbit dari berbagai sumber, 26 Februari 2026)