Reboot Sony's Spider-Man Universe: Langkah Berani atau Terpaksa?

ORBITINDONESIA.COM – Keputusan Sony untuk merombak total jagat Spider-Man tanpa sang pahlawan utama menuai berbagai spekulasi di kalangan penggemar film. Apakah ini langkah berani atau terpaksa?

Keputusan ini datang setelah kegagalan film seperti Morbius dan Madame Web yang mengecewakan baik dari segi pendapatan maupun kritik. Sony menyadari bahwa strategi lama mereka tidak berjalan sesuai rencana, menuntut perubahan besar.

Setelah sukses Venom pada 2018, Sony mencoba membangun semesta film penjahat dan anti-hero. Namun, kualitas naskah dan eksekusi yang buruk membuat penonton kehilangan minat. Reboot ini diharapkan bisa membersihkan papan dan membangun kepercayaan baru.

Langkah ini bisa dilihat sebagai pengakuan bahwa Sony menyadari kegagalannya dalam mengelola karakter Marvel. Namun, potensi untuk mengintegrasikan lebih matang karakter-karakter ini dengan dunia Spider-Man masih terbuka lebar.

Keputusan Sony untuk merombak jagat Spider-Man tanpa kehadiran Spider-Man adalah pertaruhan besar. Apakah ini akan menciptakan kisah sukses baru atau justru menambah daftar kegagalan? Waktu yang akan menjawabnya.

(Orbit dari berbagai sumber, 26 Februari 2026)