Kapolri Minta Maaf: Membangun Kepercayaan Publik di Tengah Skandal

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah kontroversi hukum, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui kesalahan institusi dan meminta maaf kepada publik. Tindakan ini mencerminkan langkah pertama dalam upaya memulihkan kepercayaan masyarakat.

Polri menjadi sorotan publik akibat tindakan oknum yang mencederai rasa keadilan. Kasus-kasus seperti keterlibatan eks Kapolres Bima Kota dalam narkoba menambah beban moral institusi. Kejadian ini memicu keresahan masyarakat dan menuntut reformasi dalam tubuh Polri.

Keberanian Kapolri untuk menerima kritik dan evaluasi mencerminkan kesadaran akan pentingnya transparansi. Langkah ini krusial di tengah krisis kepercayaan publik. Data menunjukkan bahwa perbaikan kinerja dapat meningkatkan legitimasi institusi di mata masyarakat.

Permintaan maaf harus diikuti dengan tindakan nyata untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Penting bagi Polri untuk memperkuat hubungan dengan media sebagai mitra dalam menjaga ketertiban. Ini adalah momen bagi Polri untuk membuktikan komitmen mereka dalam menjaga integritas.

Memulihkan kepercayaan publik adalah perjalanan panjang yang memerlukan konsistensi dan komitmen. Pertanyaannya, sejauh mana Polri siap melakukan perubahan mendasar? Langkah kecil seperti meminta maaf harus menjadi bagian dari strategi besar untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat.

(Orbit dari berbagai sumber, 27 Februari 2026)