Investor Jual Rumah, Beralih ke Build-to-Rent

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah pasar properti AS yang bergejolak, investor institusi besar kini menjadi penjual bersih rumah sewa keluarga tunggal, beralih fokus ke pasar build-to-rent yang lebih menguntungkan.

Undang-undang untuk melarang investor institusi membeli rumah keluarga tunggal untuk disewakan sedang dibahas di Kongres AS, sementara banyak dari mereka sudah menjual ribuan rumah selama dua tahun terakhir. Investor di kota-kota seperti Dallas, Philadelphia, dan Houston agresif menjual rumah, dengan kepemilikan saham mencapai 22,8% dari daftar rumah baru untuk dijual di Dallas.

Data dari Parcl Labs menunjukkan bahwa investor besar kini lebih banyak menjual ketimbang membeli. Dengan pasar perumahan yang tak stabil, banyak investor memilih untuk menjual demi mendapatkan pengembalian risiko yang lebih baik. Misalnya, FirstKey Homes menawarkan potongan harga yang signifikan, rata-rata 10% dari harga awal, dan menurunkan harga setiap 20 hari.

Bergerak ke build-to-rent memungkinkan investor mendaur ulang modal mereka dengan lebih efisien, mengingat harga rumah yang melonjak pasca-2020. Investor seperti Invitation Homes dan AMH memanfaatkan kemitraan dengan pengembang untuk memperluas stok rumah yang dibangun khusus untuk disewakan, menawarkan kendali lebih besar atas biaya dan kualitas produk.

Peralihan investor ke strategi build-to-rent mencerminkan adaptasi terhadap dinamika pasar perumahan yang terus berubah. Sementara mereka menambah pasokan rumah, pertanyaannya tetap: seberapa besar dampak langkah ini terhadap ketersediaan dan keterjangkauan perumahan bagi pembeli individu?

(Orbit dari berbagai sumber, 6 Maret 2026)