Stok Vaksin Rendah Hambat Imunisasi Campak di Sumatera Utara

ORBITINDONESIA.COM – Kasus campak di Sumatera Utara meningkat dengan 387 suspek dan 18 kasus positif pada 2026, memicu kekhawatiran di tengah keterbatasan stok vaksin.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mencatat 387 kasus suspek campak pada awal 2026. Dari jumlah ini, 18 kasus terkonfirmasi positif. Tidak ada korban meninggal dunia. Namun, capaian imunisasi MR belum mencapai target nasional.

Capaian imunisasi MR di Sumatera Utara meningkat dari 80,79% pada 2024 menjadi 84,1% pada 2025. Tetapi, target nasional 93% belum tercapai karena stok vaksin tidak mencukupi. Sebanyak delapan dari 33 kabupaten/kota mencapai target imunisasi.

Keterbatasan stok vaksin MR menjadi tantangan serius. Vaksin rutin bayi digunakan untuk kampanye MR BIAS, menyebabkan cadangan pusat tidak mencukupi. Imunisasi dosis pertama saja tidak cukup untuk membentuk herd immunity.

Tantangan imunisasi di Sumatera Utara perlu perhatian serius. Upaya terpadu antara pemerintah dan masyarakat dibutuhkan. Bisakah kita memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan maksimal? Ini pertanyaan yang harus dijawab bersama.