Menguak Daya Pikat Kristal pada Manusia dan Simpanse
ORBITINDONESIA.COM – Kristal telah lama menghuni pikiran manusia dan kerabat terdekatnya, simpanse, membuka tabir misteri daya tarik evolusi kita.
Selama ratusan ribu tahun, kristal ditemukan berdampingan dengan fosil Homo tanpa kejelasan fungsi. Sebuah studi baru menguji ketertarikan simpanse pada kristal, menawarkan wawasan evolusioner yang menarik.
Penelitian di Rainfer Foundation menunjukkan simpanse tertarik pada kristal lebih dari batu biasa. Mereka bisa mengenali dan menghargai kristal, menunjukkan bahwa daya tarik ini mungkin memiliki akar evolusi dalam.
Kemampuan simpanse mengenali kristal menyoroti kemungkinan bahwa ketertarikan manusia pada kristal bukan sekadar budaya modern. Ini bisa menjadi bagian dari warisan purba kita yang tertanam dalam sejarah evolusi.
Penelitian ini membuka jalan untuk memahami akar evolusi estetika manusia. Apakah ketertarikan kita pada kristal adalah warisan dari nenek moyang kita, atau hanya kebetulan evolusi? Pertanyaan ini masih menunggu jawaban.
(Orbit dari berbagai sumber, 8 Maret 2026)