Iran Ogah Berunding dengan Witkoff dan Kushner, Lebih Suka Langsung dengan JD Vance
ORBITINDONESIA.COM - Dalam pergeseran diplomatik yang tiba-tiba, para negosiator Iran secara resmi menolak kehadiran utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner di KTT perdamaian Islamabad.
Teheran secara eksplisit menyatakan bahwa mereka lebih memilih untuk berurusan langsung dengan Wakil Presiden JD Vance untuk membahas syarat-syarat gencatan senjata.
Penolakan Kushner dan Witkoff dipandang sebagai langkah strategis untuk melewati para penasihat yang sangat terkait dengan "Kesepakatan Abraham" dan kebijakan Timur Tengah sebelumnya.
Iran menyebut adanya distrust (hilang kepercayaan) terhadap Kushner dan Witkoff karena kegagalan diplomasi sebelumnya dan menuduh mereka melakukan “backstabbing.”
Hal ini menempatkan seluruh beban negosiasi di pundak JD Vance sebagai titik kontak utama bagi pihak Amerika.
Gedung Putih dilaporkan berupaya menyesuaikan delegasi KTT-nya sambil mempertahankan tujuan diplomatik intinya.
Permintaan akan saluran khusus Vance ini telah menambah lapisan kompleksitas baru pada lingkungan yang sudah tegang dan bergejolak di Pakistan.
Pakistan berperan sebagai mediator utama dalam konflik Iran-AS, dengan KTT Islamabad menjadi titik penting sebelum tenggat gencatan senjata akhir Maret.
Gambar JD Vance yang frustrasi di telepon bersama dengan gambar para utusan yang ditolak menyoroti sifat pribadi dari permainan kekuasaan ini.
Dunia sedang mengamati apakah Vance dapat berhasil melewati pertemuan penting sendirian ini untuk mengakhiri "Perang Iran Kedua."
(Sumber: TechTimes) ***