Kenaikan Harga Plastik di Surabaya: Efek Konflik Timur Tengah

ORBITINDONESIA.COM – Lonjakan harga plastik di Surabaya mencapai 40 persen, memukul ekonomi masyarakat. Konflik Timur Tengah menjadi pemicu utama.

Konflik berkepanjangan di Timur Tengah telah mengganggu pasokan energi minyak bumi. Plastik, sebagai produk turunan minyak, langsung terdampak. Harga kemasan plastik melambung tinggi, menambah beban masyarakat.

Kenaikan harga plastik hingga 40 persen ini menandai salah satu lonjakan terparah dalam sejarah. Produsen terpaksa menaikkan harga akibat biaya produksi yang meningkat. Pedagang seperti Mimin dan Maksum merasakan dampaknya secara langsung.

Fenomena ini tidak hanya soal harga plastik, tetapi juga ancaman terhadap stabilitas ekonomi masyarakat. Ketika plastik naik, harga komoditas lain ikut terdorong. Ini menjadi tantangan besar bagi keluarga yang sudah berjuang dengan biaya hidup tinggi.

Lonjakan harga ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan pelaku industri. Apakah ada strategi yang bisa diterapkan untuk menahan kenaikan harga? Masyarakat menunggu jawaban dan langkah nyata.

(Orbit dari berbagai sumber, 4 April 2026)