DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Inilah 11 Destinasi Wisata Eksotis di Manado, Anda Harus ke Sini Minimal Sekali Seumur Hidup

image
Penyelam sedang menikmati keindahan terumbu karang di perairan Bunaken, Manado.

ORBITINDONESIA.COM - Berkunjung ke Sulawesi Utara, belum lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke ibu kota provinsi mereka, Manado

Sebagai sebuah kota yang terdapat di antara Pulau Kalimantan dan Pulau Papua, Manado menawarkan destinasi wisata alam yang sangat indah dan beragam.

Masyarakat Manado juga terkenal memiliki karakter unik yang jarang sekali bisa ditemui di kota-kota besar lain di Indonesia.

Baca Juga: Inilah Cuplikan Adegan Menarik di Anime One Piece Episode 1071, Kebangkitan Gear 5 Luffy Melawan Kaido

Itulah mengapa, banyak sekali wisatawan yang sengaja berkunjung ke Manado ketika pergi ke Pulau Sulawesi.

Kota Manado memiliki julukan unik yaitu kota Tinutuan.

Tinutuan sendiri merupakan makanan khas dari Manado yang sering disebut juga sebagai bubur Manado oleh orang dari daerah luar.

Baca Juga: Minta Maaf ke Jeje Govinda, Raffi Ahmad: Untung Lu Gak Mukul Adik Gua

Julukan Tinutuan untuk kota Manado merujuk pada persatuan antarumat beragama dan antarsuku yang harmonis terjadi di Manado yang mirip seperti bubur Tinutuan yang terbuat dari kumpulan beragam sayuran tanpa daging.

Diketahui bahwa ada banyak sekali suku yang meninggali kota Manado seperti Suku Sanger, Suku Gorontalo, Suku Arab, Suku Suku Babentewu, Suku Talaud, Suku Tionghoa, Suku Siau, dan Suku Borgo.

Suku-suku tersebut sudah lama mendiami kota Manado dan hidup harmonis tanpa memandang dari mana mereka berasal dan apa latar belakangnya.

Baca Juga: Gedung Olahraga Basket Indonesia Arena Akhirnya Diresmikan, Erick Thohir: Ini Megah Sekali

Sehingga, Manado disebut juga sebagai kota paling toleransi di Indonesia.

Manado juga memiliki slogan yang sangat khas untuk melambangkan sikap toleransi yang dimiliki oleh setiap masyarakatnya, yaitu "Torang Samua Basudara" yang memiliki arti kita semua bersaudara.

Ada banyak sekali tempat wisata yang bisa dikunjungi ketika datang ke kota Manado, berikut adalah rangkuman 11 di antaranya:

Baca Juga: Buron Sejak 2020, Polri Yakin Harun Masiku Kini Masih Ngumpet di Indonesia

1. Taman Nasional Bunaken

Taman Nasional Bunaken merupakan destinasi yang menjadi target wisata bagi para turis lokal dan asing sejak lama.

Taman Nasional Bunaken juga merupakan Taman Nasional Laut pertama di Indonesia yang diresmikan pada tahun 1991.

Taman Nasional Bunaken merupakan rumah bagi ribuan spesies ikan, ratusan spesies terumbu karang, reptil, moluska, dan mamalia laut, menjadikan Taman Nasional Bunaken adalah tempat yang memiliki biodiversitas laut tertinggi di dunia karena memiliki puluhan titik penyelaman untuk menikmati keindahan alam bawah lautnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Solusi Mengurangi Polusi di Jakarta adalah Menggeser Beban ke Ibu Kota Negara yang Baru

Taman Nasional Bunaken juga menjadi rumah dari spesies penyu raksasa, tepatnya di Teluk Likuan.

Teluk tersebut banyak dijadikan spot diving bagi para wisatawan untuk melihat dinding laut sepanjang dua ratus meter, kekayaan terumbu karang dan ikan-ikan, serta merasakan pengalaman berenang bersama penyu raksasa.

UNESCO telah menjadikan Taman Nasional Bunaken menjadi Situs Warisan Dunia pada tahun 2005.

Baca Juga: Henry Yosodiningrat Tuding Rocky Gerung Mencari Makan dengan Cara Membual

Namun, UNESCO juga menyebutkan bahwa Taman Nasional Bunaken mengalami degradasi kecil pada alam bawah laut mereka akibat aktivitas manusia yang menyebabkan rusaknya terumbu karang di sana.

2. Pulau Siladen

Pulau ini berjarak sekitar delapan mil dari pusat kota Manado.

Untuk sampai ke pulau tersebut, pengunjung bisa melakukan perjalanan menggunakan speed boat dan memakan waktu hingga empat puluh lima menit untuk sampai ke pulau tersebut.

Baca Juga: Bangga, Studio Animasi Indonesia Ikut Dalam Pembuatan Gear 5 Luffy di Anime One Piece Episode 1071

Pulau Siladen memiliki kekayaan alam bawah laut yang sangat istimewa.

Pengunjung bisa mencoba melakukan diving untuk melihat kumpulan terumbu karang yang cantik di spot Siladen satu dan Siladen dua.

Atau hanya sekedar melakukan snorkeling di sekitaran pantai pulau tersebut.

Baca Juga: Elon Musk Berencana Siarkan Pertarungannya Melawan Mark Zuckerberg di Platform X Secara Langsung

Jika tidak ingin bermain air, pengunjung juga bisa melakukan wisata daratan dengan mengelilingi Pulau Siladen yang indah.

Pulau ini memiliki pemandangan alam yang sangat menakjubkan, dan pantai pasir putih yang bisa memanjakan mata.

3. Pulau Manado Tua

Pulau Manado Tua merupakan sebuah daratan hijau yang berbentuk gunung setinggi 655 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga: Fakta Menarik Salma Salsabil dan Rony Parulian Pasangan Duet Fenomenal di Top 8 Indonesia Idol Season 12

Puncak dari gunung tersebut merupakan gunung berapi yang masih aktif di kedalaman 150 meter.

Di pulau tersebut, pengunjung akan diajak mendaki untuk melihat keindahan birunya laut serta pulau-pulau kecil yang terdapat di sekitar pulau tersebut.

Pemandangan alam bawah laut di pulau tersebut juga tidak kalah menarik.

Baca Juga: Lama Ditunggu, Gear 5 Luffy di Anime One Piece Justru Dihujat Karena Kualitas Animasinya Dianggap Buruk

Para wisatawan juga bisa melakukan diving atau snorkeling untuk menikmati indahnya beraneka ragam terumbu karang yang unik, serta berenang secara langsung dengan penyu sisik dan penyu hijau yang menjadi fauna khas dari pulau tersebut.

4. Pantai Malalayang

Pantai Malalayang merupakan sebuah destinasi wisata yang terdapat di kota Manado.

Pengunjung tidak perlu menyeberangi laut untuk sampai ke pantai ini.

Baca Juga: Tulisan Ibunda Zidan, Mahasiswa UI yang Dibunuh Seniornya Jadi Sorotan, Anak Kebanggaannya Kini Telah Tiada

Pantai Malalayang didominasi oleh batu-batu kecil dan ombak yang relatif aman, sehingga pengunjung bisa berenang di sekitar pantai tersebut dengan tenang.

Keindahan alam dan biota bawah laut di Pantai Malalayang juga tidak kalah keren.

Banyak sekali spesies ikan dan terumbu karang yang terdapat di sana.

Baca Juga: Tampil Pakai Kostum Berbahan Sedotan Plastik, Prily Mahatei Lakukan Aksi Bersih Sampah Usai JFC 2023 di Jember

Pengunjung bisa melakukan aktivitas diving dan snorkeling untuk menikmati keindahan tersebut.

Pantai Malalayang juga buka setiap hari selama dua puluh empat jam, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai tempat untuk bersantai melepas lelah setelah seharian mengunjungi destinasi lain yang terdapat di kota Manado.

5. Tahura Gunung Tumpa HV Worang

Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Tumpa Hein Victor Worang (HV Worang) merupakan rumah bagi berbagai macam keanekaragaman hayati, baik flora maupun fauna.

Baca Juga: Tampil Pakai Kostum Berbahan Sedotan Plastik, Prily Mahatei Lakukan Aksi Bersih Sampah Usai JFC 2023 di Jember

Kawasan ini adalah tempat konservasi hutan lindung yang terletak di Bumi Nyiur Melambai.

Kawasan ini memiliki ketinggian 750 meter dari permukaan laut dan memiliki luas sekitar 28 hektare.

Di sana, pengunjung bisa mencoba salah satu olahraga ekstrim yaitu paralayang.

Baca Juga: Fix Happy Ending, Inilah Spoiler Drakor King the Land Episode 16: Gu Won dan Cheon Sa Rang Menikah

Pengunjung bisa menikmati keindahan alam di sekitar Tahura Gunung Tumpa dari ketinggian 350 meter di atas permukaan laut, dan melihat pulau-pulau sekitar yang nampak seperti sedang terapung di atas laut.

6. Rumah Alam Manado Adventure Park

Rumah Alam Manado Adventure Park adalah sebuah tempat wisata yang menyuguhkan pemandangan alam terbuka yang sangat indah.

Tempat ini memiliki luas sekitar 10 hektare yang dikelilingi oleh hutan dan bukit hijau.

Baca Juga: Ade Armando PSI Mulai Pakai Sticker Mirip Rizieq Shihab dalam Membalas Pesan di WhatsApp

Rumah Alam Manado sendiri terbagi menjadi beberapa tempat seperti Farmhouse yang menawarkan pengalaman outbound bagi para pengunjung.

Ada beberapa wahana outbound yang ditawarkan di sana seperti Camping Ground, ATV, Flying Fox dan masih banyak lagi keseruan lainnya.

Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati Gazebo Mimpi Pool Club yang bisa dijadikan tempat bersantai untuk keluarga.

Baca Juga: Kades di Aceh Terciduk Ikut Kampanye Bacaleg untuk Pemilu 2024, Ini Akibatnya

Tempat ini menyediakan kolam renang yang luas, serta makanan dan minuman.

Lalu, tempat terakhir yang bisa dikunjungi saat main ke Rumah Alam Manado adalah Kafe Taman Langit.

Kafe ini bisa menjadi tempat bersantai bersama pasangan atau keluarga sambil menikmati keindahan langit senja dan langit malam dari ketinggian.

Baca Juga: Rangkuman Pergelaran JFC 2023 Selama 3 Hari, Sambut Pesta Demokrasi hingga IKN

7. Citraland Waterpark Manado

Bagi wisatawan yang membawa anak-anak, Citraland Waterpark Manado bisa menjadi destinasi yang pas untuk mereka.

Kawasan ini merupakan tempat wisata yang sangat ramah anak-anak.

Citraland Waterpark menawarkan kolam renang luas yang memiliki kedalaman sekitar 30 hingga 60 centimeter, yang dilengkapi pula dengan berbagai wahana air yang sangat asyik.

Baca Juga: 248 Personel Aparat Gabungan Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT di Wilayah Bondowoso

Terdapat pula wahana seluncuran air yang menjadi ciri khas dari Waterpark.

Citraland Waterpark Manado menyediakan delapan seluncuran air yang bisa digunakan oleh pengunjung.

Lalu, ada pula ember raksasa yang bisa menyiram siapapun yang berenang di bawahnya.

Baca Juga: Fakta Menarik Salma Salsabil dan Rony Parulian Pasangan Duet Fenomenal di Top 8 Indonesia Idol Season 12

8. Air Terjun Kima Atas

Air Terjun Kima Atas merupakan satu-satunya air terjun yang ada di Kota Manado.

Air terjun ini memiliki ketinggian delapan meter dengan bentuk yang melebar.

Kualitas air yang terdapat di air terjun ini tidak jernih, namun tetap tidak mengurangi keindahannya.

Baca Juga: Opini Denny JA: Kasus Rocky Gerung dan Wilayah Abu-abu

Ketika berkunjung ke sana, pengunjung akan melihat pemandangan hutan hujan tropis khas Minahasa yang sangat indah.

Kualitas air yang ada di sana pun tidak begitu deras, sehingga pengunjung bisa mencoba untuk berenang di dalamnya.

Kekurangan dari tempat ini adalah tidak ada satupun warung atau penjual makanan di sana, sehingga pengunjung harus membawa bekal sendiri dari rumah.

Baca Juga: Punya Hubungan Khusus, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo Pernah Sebut Ifana Abdurahman Keponakan Istri

Pengunjung yang hadir ke sana pun tidak banyak, apalagi jika bukan di hari libur.

Sarana dan prasarana yang ada juga tidak terawat, mulai dari anak tangga menuju air terjun yang terlihat rusak dan licin, sehingga sangat berbahaya bagi para wisatawan.

Hingga saung tempat pengunjung beristirahat juga terlihat sangat memprihatinkan.

Baca Juga: Auto Kaya, Ternyata Konten Kreator dengan Follower 1k di TikTok Bisa Dapat Penghasilan Uang Segini...

9. Pantai Pulisan

Pantai Pulisan memiliki luas wilayah sekitar tiga hektare, sertia memiliki garis pantai yang memanjang sejauh 500 meter.

Pantai ini juga menawarkan tiga spot pemandangan yang indah yaitu Pasir, Batu, dan Padang Savana.

Pantai ini juga memiliki pemandangan alam bawah laut yang sangat indah.

Baca Juga: KEJUTAN: Ade Armando Mengundurkan Diri Sebagai Host Cokro TV

Pengunjung tidak perlu pergi ke tempat yang dalam, karena pemandangan tersebut sudah bisa ditemui di dekat bibir pantai dan pengunjung bisa melakukan snorkeling untuk menikmati keindahannya.

Ombak yang terdapat di pantai ini juga tidak begitu keras, sehingga sangat aman bagi pengunjung yang ingin berenang di sekitarnya. Angin yang tidak begitu keras membuat pengunjung bisa camping di sekitar pantai tanpa harus takut tenda mereka dihajar angin laut di malam hari.

Ditambah pemandangan sunset dan sunrise yang indah menambah pengalaman camping bersama teman, pasangan, atau keluarga menjadi semakin seru.

Baca Juga: KEJUTAN: Ade Armando Mengundurkan Diri Sebagai Host Cokro TV

10. Museum Negeri Sulawesi Utara

Museum Negeri Sulawesi Utara merupakan tempat yang menyimpan informasi dan sejarah Sulawesi Utara.

Museum ini menyimpan beragam sejarah manusia, alam dan kebudayaan yang ada di Sulawesi Utara.

Museum ini pertama kali didirikan pada tahun 1961, namun museum ini baru diakui keberadaannya pada tahun 1991.

Baca Juga: Malam Ini, Hujan dan Angin Kencang akan Berlangsung di Sebagian Wilayah Jakarta

Museum ini memiliki sekitar 1.810 koleksi yang terbagi ke dalam 10 klasifikasi.

Klasifikasi yang terdapat dalam museum tersebut adalah, Etnografi, Sejarah, Lumismatika, Keramologika, Arkeologi, dan Historikal.

Museum ini juga terdapat informasi tentang kejayaan masa lalu daerah tersebut yang meliputi rute manusia serta hewan pada masa prasejarah.

Baca Juga: Daftar Selebriti Hollywood yang Punya Problem Bau Badan

Museum tersebut juga memiliki fosil ikan puba berjenis koelakan, rumah adat Minahasa, dan beberapa peralatan tenun khas dari daerah tersebut.

11. Pasar Tomohon

Pasar Tomohon merupakan sebuah pasar yang terletak di dataran tinggi Kota Manado.

Pasar ini diapit oleh dua gunung yaitu Gunung Lokon dan Gunung Mahawu sehingga pasar ini memiliki keindahan alam yang sangat eksotik.

Baca Juga: Daftar Selebriti Hollywood yang Punya Problem Bau Badan

Pasar ini memiliki keunikan dari pasar-pasar lain di Indonesia, karena pasar ini menjual beraneka ragam daging dari hewan-hewan liar yang tidak umum untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Daging-daging hewan seperti babi hutan, ular piton, kucing, anjing, kelelawar, hingga tikus tanah bisa dengan mudah ditemui di pasar ini.

Hewan-hewan tersebut akan diolah dagingnya, dan dijadikan sebagai hidangan bagi masyarakat Tomohon.

Baca Juga: One Piece: Siapa yang Mampu Menandingi Gear 5 Luffy

Pasar ini seringkali menjadi perhatian masyarakat luas karena disana terdapat pemandangan penyiksaan hewan yang dibunuh secara tidak etis.

Beberapa pecinta hewan juga seringkali sengaja membeli hewan peliharaan seperti anjing dan kucing agar tidak dibunuh dan dijadikan makanan oleh masyarakat.

Itulah Sebelas rekomendasi tempat wisata yang terdapat di Kota Manado, Sulawesi Utara, yang tidak hanya menawarkan keindahan alamnya yang luar biasa.

Baca Juga: Inilah Cerita Lagu Kemenangan Salma Salsabil di Indonesian Idol Season 12 Berjudul Menghargai Kata Rindu

Namun, bisa juga digunakan sebagai sarana edukasi untuk mempelajari sejarah serta kebudayaan yang terdapat di daerah tersebut.***

Berita Terkait