DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Bekasi Sudah DItahan Polisi Namun Belum Diperiksa

image
Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi Hengki sampaikan bahwa sopir truk penyebab kecelakaan maut sudah ditahan namun belum diperiksa.

ORBITINDONESIA – Sopir truk penyebab kecelakaan maut yang menyebabkan 7 siswa SD tewas, kini telah diamankan pihak kepolisian Resor Kota Bekasi.

Meski sudah diamankan, sopir truk penyebab kecelakaan maut yang menyebabkan 7 siswa SD tewas berserta belasan korban lainnya ini belum diperiksa.

Menurut pihak kepolisian, sopir truk penyebab kecelakaan maut yang menyebabkan 7 siswa SD tewas tersebut masih dalam keadaan syok.

Baca Juga: Jadwal Liga Inggris: Aston Villa Siap Rusak Rekor Sempurna Arsenal, Prediksi, Susunan Pemain, Link Streaming

Hal itu disampaikan langsung Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi Hengki, Rabu, 31 Agustus 2022.

Pengemudi truk trailer bernomor polisi N 8051 EA berinisial AS (30) itu hingga kini belum bisa diminta keterangan oleh polisi karena masih dalam kondisi tertekan.

"Untuk pengemudi atas nama AS sudah kami amankan di polres. Belum kami mintai keterangan karena saat kami tanya pengemudi AS ini menangis dan masih trauma. Biar dia istirahat dulu, nanti malam atau besok pagi kami mintai keterangan," kata Hengki kepada wartawan termasuk Orbit Indonesia di RSUD Kota Bekasi, Rabu.

Baca Juga: KTT G20 di Bali Menandai Transisi Indonesia dari Kendaraan BBM Menuju Kendaraan Listrik

Hengki mengatakan pihaknya tidak ingin menduga-duga mengenai penyebab insiden kecelakaan yang menewaskan 10 orang termasuk 7 siswa SD dan 23 orang lain yang mengalami luka-luka itu.

Namun, Kapolres memastikan saat kecelakaan terjadi, truk trailer tersebut membawa muatan berupa material bangunan dengan tujuan ke luar daerah.

"Masih dalam olah TKP (tempat kejadian perkara), masih didalami, kita akan lakukan pemeriksaan saksi dan ahli yang ada. Perusahaan belum tahu ya, yang pasti yang bersangkutan membawa barang berupa besi beton untuk cor bangunan dari Cileungsi mau dibawa ke Jawa Timur," jelasnya.

Baca Juga: FIFA Minta PSSI Benahi Rumput Stadion yang Akan Digunakan untuk Piala Dunia U20 2023

Hengki juga menambahkan banyaknya korban dalam insiden kecelakaan tersebut membuat proses penyelidikan akan melibatkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan juga ahli transportasi.***

Berita Terkait