• Kamis, 1 Desember 2022

Ratusan Orang Tewas dalam Kerusuhan di Kanjuruhan, PSSI Berharap FIFA Tidak Jatuhkan Sanksi

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:00 WIB
Sekjen PSSI Yunus Nusi (tengah), didampingi Wakil Sekjen PSSI Maaike Ira Puspita (kiri) dan Kepala Tim Medis PSSI Syarif Alwi memberikan keterangan mengenai kerusuhan di Kanjuruhan. (ANTARA/Michael Siahaan)
Sekjen PSSI Yunus Nusi (tengah), didampingi Wakil Sekjen PSSI Maaike Ira Puspita (kiri) dan Kepala Tim Medis PSSI Syarif Alwi memberikan keterangan mengenai kerusuhan di Kanjuruhan. (ANTARA/Michael Siahaan)

ORBITINDONESIA - PSSI berharap FIFA tidak menjatuhkan sanksi pada sepakbola Indonesia pasca kerusuhan di Kanjuruhan, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam.

Dilansir dari kantor berita ANTARA, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan pihaknya terus menjalin komunikasi dengan FIFA demi menghindari sanksi akibat kerusuhan di Kanjuruhan

"Kami berharap kejadian ini tidak menjadi rujukan atau landasan FIFA untuk mengambil keputusan-keputusan yang tidak baik dan tidak menguntungkan Indonesia dan, khususnya, PSSI," kata Yunus dalam konferensi pers kerusuhan di Kanjuruhan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 2 Oktober 2022.

Baca Juga: YLBHI: Segera Bentuk Tim Penyelidik Independen untuk Selidiki Kerusuhan di Kanjuruhan

Dia mengatakan, PSSI telah memberikan laporan dini tentang kerusuhan di Kanjuruhan kepada FIFA pada Sabtu malam kemarin.

Menanggapi laporan tersebut, Yunus menjelaskan bahwa pihak FIFA meminta PSSI memberikan keterangan langsung khususnya terkait dengan jumlah korban meninggal dunia.

Sampai Minggu siang, tercatat 129 orang kehilangan nyawa akibat kerusuhan di Kanjuruhan itu.

Baca Juga: Balita 2 Tahun Ikut Jadi Korban Kerusuhan di Kanjuruhan, Remaja Paling Banyak yang Meninggal Dunia

"Ini kejadian luar biasa. Kami terus menyampaikan kepada FIFA kabar terbaru soal kejadian tersebut," kata Yunus menambahkan.

Halaman:

Editor: Dobay Prasetyo

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X