DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Alasan Ferdy Sambo Tak Bisa Tahan Amarah Terungkap: Istri Saya Diperkosa Saat Sedang Tidur

image
Alasan Ferdy Sambo Tak Bisa Tahan Amarah Terungkap: Istri Saya Diperkosa Saat Sedang Tidur

ORBITINDONESIA- Terdakwa Ferdy Sambo menyampaikan alasan mengapa dia marah hingga tega membunuh ajudannya sendiri, Brigadir J (Yosua)

Ferdy Sambo ternyata tak bisa menahan amarah kepada Brigadir J karena istrinya, Putri Candrawathi bercerita tentang pelecehan seksual yang dialami.

Kepada Ferdy Sambo, Putri Candrawathi bercerita bahwa dirinya diperkosa Brigadir J saat sedang tidur dan dalam keadaan sakit.

Baca Juga: Terungkap, Ferdy Sambo Marah Saat Dengar Jawaban Brigadir J Tidak Sesuai Harapannya

Berikut pengakuan Ferdy Sambo dalam persidangan terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 7 Desember 2022.

Dalam persidangan, Ferdy Sambo menyebutkan bahwa istrinya, Putri Candrawathi, diperkosa saat tengah tertidur karena dalam kondisi sakit.

Sambo awalnya memaparkan istrinya yang tiba di Rumah Saguling. Putri kemudian menceritakan peristiwa yang terjadi di Magelang kepada Sambo di lantai tiga rumah Saguling.

Baca Juga: Sri Sultan Hamengku Umumkan UMK 2023, Cek Besaran Upah Terbaru di Lima Kabupaten Kota, Tertinggi Yogyakarta

“Selanjutnya, selesai makan, istri saya naik, saya kemudian menanyakan istri saya.

‘Kurang ajar seperti apa Yosua yang kamu telepon semalam?’.

Istri saya kemudian nangis, Yang Mulia. Dia ceritakan bahwa Yosua masuk ke kamar, dia dalam kondisi tidur, istri saya tidur kemudian tiba-tiba Yosua sudah ada di depan istri saya, Yang mulia.

Baca Juga: Ferdy Sambo Ungkap Percakapan yang Bikin Dia Marah ke Brigadir J, Sambil Menangis, Begini Isinya

"Istri saya kemudian kaget, tapi kemudian Yosua mengancam, Yang Mulia,” ujar Sambo.

“Kemudian istri saya menyampaikan, dia kemudian melakukan perkosaan terhadap istri saya,” tambahnya.

“Perkosaan terhadap istri saudara, kemudian?,” tanya hakim.

“Kemudian saya kaget, Yang Mulia, karena saya tidak berpikir akan fatal seperti itu kejadiannya"

"Seandainya saya diceritakan malam, pasti saya akan lakukan upaya untuk mengamankan istri saya.

"‘Sayang??? Kok bisa seperti itu?’"

"‘dia masuk kemudian mengancam saya, saya dalam kondisi sakit’,” papar Sambo menirukan ucapan Putri Candrawathi.

“Kemudian dia melakukan pemerkosaan, Yang mulia. Kemudian dia mengancam juga dan menghempaskan istri saya,” imbuhnya.

Sambo yang mendengar cerita dari Putri mengaku sangat emosi saat itu hingga tidak bisa berkata-kata.

Putri, diceritakan Sambo, mengaku kaget Yosua berani melakukan hal tersebut kepadanya.

“Saya tidak kuat mendengar istri saya, dia juga menangis waktu itu."

"Saya emosi sekali, Yang Mulia. Saya tidak bisa berpikir bahwa ini akan terjadi pada istri saya, Yang Mulia."

"Saya tidak bisa berkata-kata, apa mendengar penjelasan istri saya itu."

"Dia terus menangis kemudian menyampaikan bahwa dia juga kaget kenapa Yosua berani seperti itu, kepada istri saya, Yang Mulia,” tutur Sambo.

“Ini merupakan pukulan yang berat buat saya, seorang pejabat Polri yang istrinya diperlakukan seperti itu, Yang Mulia,” kata Sambo.***

Berita Terkait