DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Rumah Rekaman Lokananta Solo Direvitalisasi, Addie MS Apresiasi Erick Thohir

image
Addie MS.

ORBITINDONESIA.COM - Musikus Addie Muljadi Sumaatmadja atau Addie MS mengapresiasi langkah Erick Thohir yang revitalisasi rumah rekaman pertama di Indonesia, Lokananta di Kota Surakarta atau Solo.

Menurut Addie MS dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Minggu 4 Mei 2023, langlah Erick Thohir meevitalisasi Lokananta adalah salah satu bukti nyata negara memperhatikan sejarah dan menyelamatkan harta karun musik Indonesia.

"Revitalisasi Lokananta tak hanya pelestarian dan perlindungan cagar budaya musik Indonesia, tapi bisa menumbuhkan industri kreatif di Solo,” kata Addie.

Baca Juga: Lokananta di Kota Solo Kembali Dihidupkan, Erick Thohir: BUMN Dorong Musik dan Seni Berkembang Maju

Baca Juga: Survei Indikator Politik: Erick Thohir Bakal Cawapres Paling Tinggi Elektabilitasnya

Baca Juga: Raih Elektabilitas Tertinggi, Yandri Susanto: PAN Makin Yakin Usung Erick Thohir jadi Cawapres

Addie berharap revitalisasi ini bisa terus berlanjut ke reproduksi dan rekonstruksi Lokananta.

Addie menyebut dokumen foto yang sudah kusam di Lokananta dapat direkonstruksi dengan teknologi artificial intelligence.

Dengan begitu, Lokananta bisa memproduksi musik yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selain itu, Addie juga menaruh harapan Lokananta dapat berkontribusi untuk kehidupan pekerja seni yang terlibat.

"Diharapkan Lokananta bisa dijadikan hub bagi seniman, musisi, dan industri sehingga bisa memberikan nilai jual terhadap art music.”

Lokananta yang berlokasi di Kota Solo dengan luas 2,1 hektare ini mulai direvitalisasi sejak 27 November 2022. Lokananta menambah daftar lokasi yang dilakukan restrukturisasi dan pembenahan oleh Erick Thohir.

Lokananta terdiri dari tujuh arena, yakni Galeri Lokananta, Studio Rekaman Lokananta, Lokananta Live House, Taman Lingkar Lokananta, Panggung Amphitheater Lokananta, Area ritel F&B, dan Area ritel kreatif (non F&B).

Menurut Addie, Lokananta adalah pelopor rumah rekaman di Indonesia, sebelum adanya Warner Music, Sony Music, Musica, atau Jackson Record. Menurutnya, Indonesia saat ini tak akan bisa mempelajari dan menikmati musik apabila Lokananta tidak ada. ***

Berita Terkait