DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Tak Hanya Massimiliano Allegri, Ultras Bianconeri Mencibir Pemain Andalan Juventus

image
Leonardo Bonucci belum bicara soal utras Bianconeri

ORBITINDONESIA - Pelatih Massimiliano Allegri tengah disudutkan oleh penggemar atau ultras Juventus atas hasil minor sejak awal musim Liga Italia 2022/2023.

Tak hanya Massimiliano Allegri tapi ultras Juventus juga mencibir sang kapten yakni Leonardo Bonucci yang disebut tak becus dalam memimpin tim.

Kapten tim, Leonardo Bonucci, juga ikut terseret dalam emosi kelompok ultras I Bianconeri yang menganggapnya bukan pemimpin ideal bagi tim.

Baca Juga: Antonio Conte Bakal ke Juventus, Pemain Tottenham Hotspur ini Bisa Diboyong ke Turin

Padahal, Leonardo Bonucci tak mengetahui secara detail soal penyebab semua ini terjadi pada Juventus.

Pemain senior Juventus itu pun belum memberikan pernyatan soal hasil minor Bianconeri sejak awal musim Liga Italia 2022/2023.

Tapi, Bonucci menolak jika biang kerok Juventus tersudut pada satu orang namun ia merasa semua elemen punya andil bagi tim.

Baca Juga: Mencari Pengganti Massimiliano Allegri, Legenda Juventus Ini Inginkan Antonio Conte

Bahkan ketika Leonardo Bonucci dicadangkan dalam kekalahan tandang di Liga Italia atas Monza akhir pekan lalu, kritik keras lewat surat terbuka tetap dilontarkan padanya.

"Seseorang yang menyebut dirinya pemimpin namun berlagak seperti korban menyebut jika situasi ini tidak bisa dijelaskan dan bagi kami itu sangat konyol dan pantas ditertawakan," tulis ultras Juventus.

"Bonucci bukanlah seorang pemimpin dan tidak akan pernah menjadi yang pantas dijuluki demikian. Tidak di Treviso, Pisa, Bari, Milan dan terutama Juventus,"

Baca Juga: Massimiliano Allegri Diujung Tanduk, Juventus Mencari Pelatih Baru dan Antonio Conte Dikabarkan Balik Lagi

"Prajurit hebat belum tentu bisa menjadi jenderal besar. Apa yang anda lakukan hanya membuat tim menjadi lemah dan terbebani dengan aura negatif,"

"Siapapun yang mengenakan baju Juventus tidak boleh menundukkan kepala di hadapan siapapun termasuk media. Yang kami butuhkan untuk permintaan maaf bukan selebrasi gila tapi cukup dengan pandangan ke tribun dengan tangan terangkat," tulisnya.

Berita Terkait