DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Jusuf Kalla Imbau Volume Loudspeaker Masjid Tidak Berlebihan Selama Ramadhan

image
HM Jusuf Kalla - Ketum DMI

ORBITINDONESIA.COM - Jusuf Kalla (JK), mantan wakil presiden RI mengimbau agar seluruh masjid memperhatikan volume loud speaker, sehingga tidak berlebihan suaranya dan intensitasnya terjaga.

Imbauan itu disampaikan Jusuf Kalla baru-baru ini, mengingat Ramadhan sebentar lagi akan datang. Selama Ramadhan biasanya akan ada peningkatan aktivitas keagamaan di masjid. Mulai dari pengajian, shalawatan, ceramah, shalat tarawih, dan lain-lainnya.

Nah, Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu mengajak masjid menggunakan loud speaker dengan bijak dan tidak berlebihan. Kata dia, loudspeaker untuk suara keluar hanya digunakan ketika azan.

Baca Juga: Mengunjungi Istana Bung Hatta di Bukittinggi: Tokoh Minangkabau Teladan yang Sulit Ditiru

Sedangkan untuk kegiatan yang lain, menggunakan loud speaker dalam. Dengan begitu, hak warga untuk beristirahat tetap bisa terpenuhi. Sehingga warga tetap bugar melakukan aktivitas selama Ramadhan meski sedang berpuasa.

Ini, katanya, sudah sesuai dengan surat edaran Menteri Agama tahun lalu yang sudah disepakati DMI dan MUI. Imbauan JK ini penting banget.

Selama ini kita sering dengar bisik-bisik soal volume loudspeaker masjid yang tidak terkontrol, terutama, selama Ramadhan. Apalagi suara nyaring itu seolah tidak kunjung berhenti.

Tapi, tidak ada warga yang berani mengingatkan pengurus masjid soal ini. Mungkin karena sungkan dan tidak ingin mendapat masalah.

Baca Juga: Tingkatkan Keterampilan, 80 Orang Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi 2023 di Barito Selatan

Mengeluh atau mengingatkan soal volume loud speaker masjid itu bukan tanpa resiko. Artis berhijab Zaskia Adya Mecca, misalnya, pernah jadi sasaran bully pada Ramadhan 2021.

Itu karena dia mengeluh soal suara azan Subuh yang bising melalui media sosialnya. Bahkan, ada warga yang bernasib lebih tragis lagi. Namanya Meiliana di Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Ibu rumah tangga itu dipenjara 1,5 tahun hanya karena mengingatkan suara load speaker masjid dekat rumahnya yang dianggapnya sangat nyaring. Mudah-mudahan imbauan JK itu bisa diterima dan diikuti seluruh pengurus masjid.***

Berita Terkait