DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

5 Detail Perbedaan Film My Sassy Girl Versi Indonesia dan Korea Selatan yang bisa Anda Perhatikan

image
Adegan film My Sassy Girl Indonesia/Sumber foto: Behind the Scene/ YouTube Falcon

ORBITINDONESIA.COM- Film My Sassy Girl yang dibintangi oleh Tiara Andini dan Jefri Nichol sempat menjadi box office di bioskop Indonesia.

Film My Sassy Girl versi Indonesia yang merupakan adaptasi dari versi aslinya di Korea Selatan dan terdapat perbedaan yang bisa Anda perhatikan.

Anda bisa menemukan beberapa perbedaan pada film My Sassy Girl versi Indonesia, agar terasa lebih terhubung dengan penonton di tanah air.

Baca Juga: AHY Dianggap Punya Kelebihan, Jika Jadi Cawapresnya Anies Melawan Ganjar Pranowo

Meskipun jika Anda menonton versi Koreanya dan tetap bisa tertawa, tentunya ketika diadaptasi menjadi versi Fajar Bustomi, maka harus terasa unsur ke-indonesiaannya.

Berikut ini adalah beberapa perbedaan yang bisa Anda perhatikan pada film My Sassy Girl versi Indonesia dan Korea Selatan:

 

1. Warna lebih colourful

Berbeda dengan versi Koreanya yang kurang dihiasi warna beragam dan terkesan monoton, Fajar Bustomi menghiasi versi dirinya dengan warna lebih colourful.

Baca Juga: Dasman Djamaluddin: Bergabungnya Finlandia ke NATO dan Sejarah Hubungan Finlandia dan Rusia

Hal ini bisa Anda lihat dari berbagai sisi seperti warna baju, suasana dan latar tempatnya lebih menyala ketimbang yang dibintangi Jun Ji Hyun.


2. Perbedaan budaya

Jika Anda menyaksikan secara seksama, pada versi Koreanya, Jun Ji Hyun marah karena orang tua tidak mendapatkan tempat duduk.

Namun pada versi Indonesia, untuk menyesuaikan faktor budaya maka orang tua itu diganti oleh seorang ibu hamil.

Baca Juga: Ingin Mudik Naik Kereta Api, Ternyata Syarat Vaksin Booster Masih Berlaku Lho, Begini Penjelasan PT KAI

Tentu pada tempat dan fasilitas umum, ibu hamil lebih diprioritaskan untuk mendapat segala kenyamanan.

 

3. Tidak ada adegan tentara

My Sassy Girl di tahun 2001, juga memperlihatkan seorang tentara sedang berbaris di gerbong kereta dan membuat Jun Ji Hyun dan Cha Tae Hyun membuat taruhan.

Namun scene ini tidak dimunculkan di versi Indonesianya, karena tidak akan begitu terhubung dengan penonton tanah air yang jarang melihat tentara di dalam kereta.

Baca Juga: Mengerikan! Polisi Temukan Tiga Truk Narkoba di Bekasi: Barang Bukti Sudah Diangkut

Meskipun lucu ini tidak dimunculkan dalam versi Indonesianya tidak mengurangi chemistry antara Tiara dan Nichol.

 

4. Perbedaan penggunaan bahasa gaul

Tentu bagi Anda yang sering menonton film-film Korea sudah tidak asing lagi dengan kosakata non-formal yang sering diucapkan para pemerannya.

Tidak ingin kalah dan ingin menunjukan kekhasan dalam menggunakan bahasa Indonesia, Fajar Bustomi menambahkan sebutan gaul seperti “terus gua harus bilang wow gitu.”

 

5. Tiara muntah di dalam kereta

Jika pada versi Koreanya Jun Ji Hyun pertama kali bertemu dengan Cha Tae Hyun di dalam kereta dalam kondisi mabuk dan muntah di atas kepala seorang kakek tua.

Maka di versi Indonesianya, Tiara alias Sissy pertama kali bertemu dengan Gian di dalam kereta dan muntah di bajunya.

Meskipun di versi Koreanya, scene yang diperankan oleh Ji Hyun itu terlihat ikonik dan selalu dikenang penonton, versi Indonesianya juga harus mencari keunikannya sendiri.

Justru lewat scene itu hubungan Sissy dan Gian menjadi terjalin lebih intens dan cepat ketimbang di versi Koreanya.

Sambutan positif dari penonton Indonesia adalah tanda jika, film besutan Fajar Bustomi ini sukses di Indonesia dengan segala penyesuaiannya.

My Sassy Girl versi Indonesia ini adalah adaptasi kesekian kalinya yang sebelumnya beberapa negara sudah membuat film dengan judul serupa, seperti India dan China.***

Dapatkan informasi menarik lainnya dari ORBITINDONESIA.COM di Google News



Berita Terkait