DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Polisi Ungkap Misteri Ritual Maut Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara, Korban Terjerat Tipu Daya!

image
Polisi Ungkap Misteri Ritual Maut Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara. /Pixabay.com/Free-Photos

ORBITINDONESIA.COM- Sedikit demi sedikit misteri ritual maut dukun pengganda uang yang telah membunuh belasan orang di Banjarnegara Jawa Tengah akhirnya terungkap.

Polisi menyebut, ritual maut dukun pengganda uang menggunakan tipu daya agar korban mau menenggak racun dalam ritual yang sudah disiapkan.

Bahkan polisi menyebut, semua korban dukun pengganda uang berjumlah 12 orang dipastikan tewas akibat meminum racun dalam ritual maut.

Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Inilah Profil Lengkap Bupati Meranti Muhammad Adil, Pernah Viral Sebut Kemenkeu Iblis

Kabid Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Slamet Iswanto menyebutkan seluruh korban pembunuhan dukun pengganda uang Slamet Tohari (42) dipastikan tewas karena mati lemas diracun.

"Seluruh korban dipastikan meninggal karena mati lemas akibat diracun," kata Slamet Iswanto dikutip Orbit Indonesia dari Antara, Jumat 7 April 2023.

Bukti tersebut ditemukan dari hasil pemeriksaan toksikologi terhadap jenazah Paryanto salah satu korban pembunuhan dukun pengganda uang.

Baca Juga: BRI Liga 1: Prediksi dan Link Streaming PSS Sleman Melawan Bali United, Misi Tiga Angka di Akhir Musim

Menurut dia, dari hasil labfor atas nama korban Paryanto, seluruh barang bukti positif mengandung racun Potasium Sianida.

Racun ini, yang menyebabkan kematian para korban.

Dia menyampaikan hasil identifikasi jenazah atau "ante mortem" dari 12 jenazah yang diungkap ada tiga yang sudah teridentifikasi yakni Paryanto (53) warga Sukabumi Jabar.

Baca Juga: Hebat! Juara Desain Jembatan, 3 Mahasiswa Universitas Jember Sisihkan Tuan Rumah Singapura dan Malaysia

Kemudian Irsad (43) dan Wahyu Tri Ningsih (41) atau pasangan suami istri asal Lampung.

Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi mengatakan kedua jenazah pasangan suami istri ini, sudah dilakukan pengecekan keluarganya di Lampung.

Dari hasil outopsi terakhir dua jenazah sudah dapat diidentifikasi atas nama Irzak dan Wahyu Tri Ningsih ini, satu lubang suami istri ditemukan KTP setelah dikonfirmasi keluarganya di Lampung, ternyata keluarganya ada di Cikampek.

Baca Juga: Daftar Pemain My Sassy Girl Versi Indonesia yang sedang Hits Adaptasi Film Korea Selatan ada Tiara Andini

Kapolda menegaskan dari hasil labfor korban meninggal akibat mengandung potasium sianida atau diracun.

Modus tersangka memberikan korban minuman yang diberi obat klonidin dengan efek mengantuk.

Jika korban mengantuk dianggap gagal menggandakan uang.

Baca Juga: 6 Destinasi Wisata Andalan Buat Ngabuburit Selama Ramadhan di Tangerang, Cocok Buat Lokasi Healing

Polda Jateng mendirikan Posko pengaduan orang hilang. Dan terhitung hingga Kamis ini, sebamyak 17 masyarakat yang melapork kehilangan anggota keluarga.

Sementara itu ,korban sementara yang berjumlah 12 orang tersebut dikubur di kebun milik pelaku di Desa Balun, Kecamatan Kabupaten Banjarnegara.***

Dapatkan informasi lainnya dari kami di Google News.

 

Berita Terkait