DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Mudik Tahun Ini Polri Siapkan One Way Hingga Contra Flow

image
Sistem contra flow dan one way akan diberlakukan Polri saat arus mudik dan balik Lebaran 2023.

ORBITINDONESIA.COM - Direktur Keamanan dan Keselamatan Korps Lalu Lintas Polri, Brigadir Jenderal Pol Ery Nursatari mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dan skenario lalu lintas untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2023.

Skenario Polri itu mulai dari pemberlakukan one way hingga contra flow di sejumlah titik untuk mengantisipasi kemacetan.

Ery mengatakan, salah satu pemberlakuan contra flow akan dilakukan di Tol Cipularang. Menurutnya, Korlantas Polri telah belajar dari kejadian tahun lalu, di mana ketika sistem one way diberlakukan terjadi 'stuck' kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta.

Baca Juga: Pemudik Idul Fitri Tahun Ini Diperkirakan Mencapai 123,8 Juta, Naik 45 persen

"Tahun ini sudah ada pelebaran jalan. Jadi kita tetap akan melakukan contra flow sehingga untuk pemudik dari Bandung tetap bisa ke Jakarta. Kita siapkan 1 sampai 2 lajur. Jadi tetap bisa jalan," ujar Ery dalam diskusi FMB9 dengan tema 'Mudik Aman Berkesan', awal pekan ini.

Ery melanjutkan, Korlantas Polri juga akan menyiapkan sistem one way yang diberlakukan di Tol Cipali. Sistem one way diberlakukan karena Tol Cipali hanya memiliki 2 lajur di masing-masing jalurnya.

"Khususnya kita memang bermasalah di Tol Cipali yang baru 2 lajur. Mungkin one way kita lakukan, tetapi bisa juga 1 lajur yang kita buka, situasional lah," terang Ery.

Masih menurut Ery, jalan tol memang menjadi primadona pemudik, khususnya pengguna roda empat, dalam beberapa tahun terakhir. Namun dia tak memungkiri, rest-rest area di jalan tol berpotensi menjadi sumber kemacetan seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Jelang Pemutaran Film Buya Hamka: Donny Damara akan Perankan Haji Rasul Ayah dari Hamka

Karena itu, Korlantas Polri bersama Kementerian PUPR telah melakukan peninjauan ke lapangan sejak Januari hingga Februari 2023 lalu. Itu dilakukan untuk memetakan dan menyiapkan strategi mengantisipasi kemacetan akibat menumpuknya kendaraan di rest area.

"Untuk rest area memang daya tampungnya terbatas. Tapi Kementerian PUPR telah mengambil langkah dengan memperluas lahan-lahan parkir. Sedangkan kami dari kepolisian mengatur mekanisme lalu lintas di dalam rest area dengan batas waktu maksimal 30 menit. Pun kalau rest area penuh akan kita tutup" ujarnya.

Di samping soal skenario-skenario lalu lintas, lanjut Ery, pihaknya juga fokus pada pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Menurutnya, pemudik dengan kendaraan roda dua ini masih menjadi permasalahan bersama setiap tahunnya karena menjadi penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga: 15 ucapan Selamat Idul Fitri 2023 yang Menyentuh Hati, Apik Dikirim untuk Keluarga dan Saudara

Karena itu, Ery sepakat dengan layanan-layanan mudik gratis yang difasilitasi sejumlah pihak, termasuk dari pemerintah. Sebab mudik gratis akan meminimalisir kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh sepeda motor.

"Kita juga selalu memberikan penyuluhan secara masif kepada pemudik yang pakai roda dua yang sebetulnya kita larang, karena ini memang bahaya sekali," ucapnya.

Ery menambahkan, kepolisian akan melakukan pengawalan dari satu titik hingga ke titik tertentu kepada 'rombongan' pemudik dengan sepeda motor.

"Supaya mereka tertib dengan kawalan polisi dan waktunya diperkirakan tepat. Serta batasan, kita selalu ingatkan untuk menjaga keselamatan dan mengatur kecepatan," kata Ery.

Baca Juga: 15 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2023 Yang Penuh Makna Bisa Dikirim untuk Siapapun

Sebagai informasi, Korlantas Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2023 akan terjadi pada Kamis, 20 April dan Jumat, 21 April 2023.

Korlantas memperkirakan, arus perjalanan mudik akan mulai meningkat sejak Selasa, 18 April sore. Hal ini lantaran pada Rabu, 19 April sudah masuk dalam rangkaian libur cuti bersama Lebaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sementara arus balik diperkirakan bakal terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24-25 April dan 29 April sampai 2 Mei. ***

Berita Terkait