DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Hari Minggu Besok, 3.700 Kader PIDP Jember Siap Sambut Ganjar Pranowo

image
Hari Minggu Besok, 3.700 Kader PIDP Jember Siap Sambut Ganjar Pranowo ke Jember/Orbit Indonesia Ulil

ORBITINDONESIA.COM- Sebanyak 3.700 pengurus cabang hingga ranting PDI Perjuangan di Jember, akan menyambut kedatangan Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Jember pada Minggu 7 Mei 2023 besok untuk konsolidasi dan sosialisasi bahwa dirinya sudah menjadi Capres diusung PDIP.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, DPC PDI Perjuangan Jember, Edi Cahyo Purnomo mengatakan, sesampai di Jember, Ganjar akan beristirahat di Hotel Aston.

Baca Juga: AM Hendropriyono: Cara Pengambilan Keputusan Dalam Demokrasi Pancasila

Pagi harinya, mulai pukul 06.00-08.00 WIB, ia akan olah raga di kegiatan Car Free Day (CFD) Alun alun Jember.

"Ganjar sosok muda, energik, kalau olahraga kan biasa. Senang olahraga," ujar Edi kepada Orbit Indonesia, Kamis 4 Mei 2023.

Edi menyebut, pihaknya juga akan mengundang PPP sebagai partai yang ikut mengusung Ganjar sebagai Capres.

Baca Juga: Fluktuasi Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Presiden Jokowi, April 2022 Hingga April 2023

Selanjutnya, Ganjar akan bertemu dengan ribuan kader partai PDI Perjuangan di Gor PKPSO hingga sore hari dan akan kembali ke Surabaya pukul 16.00 WIB.

"Ada 3.700 pengurus PDIP di Jember akan datang menyambut," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menyampaikan pihaknya siap menggelar konsolidasi akbar guna membahas upaya memenangkan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Baca Juga: Harta Kekayaan Tak Wajar Kadinkes Lampung Reihana di LHKPN, Netizen: Kabarnya Tak Takut dengan KPK!

"PDIP Jatim pada Sabtu besok akan melakukan konsolidasi akbar. Konsolidasi ini diikuti oleh segenap slagorde atau pasukan partai, seperti jajaran struktural partai, mulai dari DPD PDIP hingga DPC PDIP se-Jatim," kata Said.

Berikutnya, tambah dia, sejumlah jajaran eksekutif partai pun dijadwalkan hadir, yakni para kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Jatim dari PDIP serta jajaran legislatif partai.

Seperti para anggota Fraksi PDIP DPR RI dari dapil Jatim dan anggota Fraksi PDIP DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jatim.

Said menyampaikan pula bahwa dalam konsolidasi yang akan diikuti lebih dari 5.000 orang pengurus jajaran struktural PDIP tersebut, Ganjar yang merupakan capres dari PDIP dijadwalkan hadir secara langsung.

"Ganjar akan membakar semangat juang dari kekuatan inti tiga pilar PDIP Jatim yang berjumlah 1.560 orang. Mereka akan menjadi ujung tombak pemenangan Ganjar Pranowo di Jawa Timur," ucap Said.

Lebih lanjut, Said menyampaikan DPD PDIP Jatim akan membagi tugas dan target pemenangan Ganjar Pranowo di masing masing wilayah berdasarkan hasil pemetaan dan survei.

"Kami (PDIP Jatim) optimistis bisa menyumbangkan kemenangan Ganjar Pranowo di Jawa Timur pada pilpres Februari 2024 nanti minimal 60 persen," kata Said.

Dia menyampaikan pula untuk membangkitkan semangat juang dan militansi segenap kader PDIP dalam bergerak bersama rakyat.

Ganjar akan meresmikan pendirian posko pemenangan di Pandegiling, Surabaya, Jatim.

Di samping itu, Said juga menyampaikan di tengah kehadirannya di Jatim pada Sabtu (6/5) mendatang, Ganjar akan bertemu dan berdialog dengan berbagai kalangan di Balai Pemuda.

Lalu, dia akan mengenang sejarah perjuangan Bung Karno dengan berkunjung ke Rumah Bung Karno di Peneleh, Surabaya.

Pada Minggu 7 Mei 2023, Ganjar akan berolahraga pagi. Lalu siangnya, dia akan menemui kader banteng se-kawasan Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi di GOR Jember.

"Hari demi hari akan terus kami gelorakan sebagai gerak konsolidasi partai. Kami menargetkan dua kemenangan sekaligus, kemenangan mutlak Pilpres dan Pileg 2024, perolehan minimal 60 persen untuk Ganjar Pranowo di Jatim dan 37 persen suara untuk PDIP di Jatim," tambah Said.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu).

Pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI.

Selain itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara***

Dapatkan informasi menarik lainnya dari ORBITINDONESIA.COM di Google News

 

Berita Terkait