DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Survei Indikator Politik: Erick Thohir Bakal Cawapres Paling Tinggi Elektabilitasnya

image
Erick Thohir kembali menjadi pilihan mayoritas responden dalam simulasi Cawapres.

ORBITINDONESIA.COM - Erick Thohir menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) yang paling tinggi elektabilitasnya.

Hal ini tergambar dalam hasil survei Indikator Politik Indonesia untuk periode 26 Mei sampai 30 Mei 2023.

Menurut peneliti utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya hari Minggu 4 Mei 2023 di Jakarta, elektabilitas Erick Thohir di posisi teratas dalam simulasi 22 nama tokoh Cawapres dengan meraih dukungan 14,8 persen suara responden.

Baca Juga: Lokananta di Kota Solo Kembali Dihidupkan, Erick Thohir: BUMN Dorong Musik dan Seni Berkembang Maju

Baca Juga: Alumni UI yang Deklarasi Dukung Ganjar Mayoritas Dari Fakultas Teknik, FIB, FISIP dan FMIPA

Baca Juga: Wakil Ketua Umum Yandri Susanto: PAN Solid Usung Erick Thohir Baik dengan PDI Perjuangan atau Gerindra

Burhanuddin menambahkan, Erick, kembali menjadi pilihan mayoritas responden dalam simulasi 18 nama cawapres dengan dukungan suara 15,5 persen atau unggul dibanding Ridwan Kamil di peringkat kedua yang meraih 15,4 persen.

"Jika melihat tren, Erick Thohir ada tren kenaikan, Ridwan Kamil sedikit turun. Sandiaga dan AHY turun," ujar Burhanuddin ketika rilis hasil survei nasional bertajuk "Saling Salip Elektabilitas Capres dan Cawapres Jelang 2024" di Jakarta.

Burhanuddin mengatakan Erick juga menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan.

Tak hanya itu, Erick juga cawapres yang paling banyak dipilih bagi masyarakat di Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Yang menarik, kata Burhanuddin, mayoritas masyarakat yang memilih dua pasangan capres dan cawapres pada pemilu 2019 pun solid memilih Erick sebagai cawapres untuk 2024.

Burhanuddin mengatakan, basis pemilih Jokowi-Amin sebanyak 20,0 persen memilih Erick atau lebih tinggi dibandingkan kandidat cawapres lain.

Pun dengan basis pemilih Prabowo-Sandiaga yang memilih nama Erick sebanyak 17,5 persen atau terbesar di antara kandidat cawapres lain.

"Kalau dilihat basis pemilih berdasarkan partai politik, banyak pemilih dari beberapa partai memilih Erick Thohir," ujarnya.

Burhanuddin menyampaikan Erick menjadi pilihan teratas dari beberapa partai seperti Gerindra dengan 20,3 persen, PDI Perjuangan sebanyak 25,0 persen, Golkar dengan 23,4 persen, Nasdem sebesar 20,0 persen, dan PPP dengan 30,8 persen.

Pemilihan sampel dilaksanakan dengan metode digit dialling (RDD). Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1.230 responden dipilih melalui pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Toleransi kesalahan sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. ***

Berita Terkait