DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Berikut Ini Tips Menjaga Warna Ikan Cupang Tetap Cerah dan Pekat, Agar Cuan Lebih Besar

image
Corak warna menjadi faktor penting dalam budidaya ikan cupang agar bisa raih cuan besar.

 

ORBITINDONESIA.COM - Budidaya ikan cupang bisa menjadi peluang usaha yang mengasyikkan.

Tak sekedar dapat cuan, warna ikan cupang yang indah bisa menjadi hiburan tersendiri bagi pemiliknya.

Cari hiburan sambil dapat cuan. Faktor warna memang menjadi hal utama dalam budidaya ikan cupang.

Baca Juga: Serunya Peluang Usaha Budidaya Cupang, Dari Sekedar Hiburan Namun Mampu hasilkan Cuan

Sama-sama ikan cupang dengan ukuran dan varian jenis yang sama, namun harganya bisa selisih ratusan persen, karena corak warna yang berbeda.

Itulah sebabnya, banyak yang menilai budidaya cupang ibarat bisnis barang seni. Karena rentang harga yang bisa begitu jauh, berdasarkan selera pembelinya.

Sehingga dengan budidaya yang menghasilkan cupang dengan corak warna yang bagus, bisa membuat cuan lebih gede.

Baca Juga: Minggu Pagi, Ganjar Pranowo Ngopi Bersama Seribuan Relawan dari Kalangan Purnawirawan TNI dan Polri

Ikan cupang biasa, biasa dijual dengan harga sekitar Rp 5 ribu. Namun ikan cupang dengan corak warna yang bagus, apalagi telah memenangi kontes, bisa dijual hingga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.

Karena itu, pengetahuan dan skill untuk menghasilkan cupang dengan warna yang cerah, penting dimiliki oleh setiap breeder ikan cupang.

Berikut adalah tips menghasilkan ikan cupang dengan warna yang cerah dan pekat sehingga budidaya bisa meraih cuan lebih besar.

Baca Juga: 15 Quotes Memperingati Hari Dharma Wanita Nasional, Cocok Buat Orang Terkasih dan Story di Medsos

Tips ini berdasarkan pengalaman dari M Azzam Zahiddin, breeder (peternak) cupang sukses asal Dusun Surowono, Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri seperti dikutip dari channel YouTube Magenta Inspirasi.

1. Rendaman Daun Ketapang untuk Menetralkan pH dan Sebagai Antibiotik

Seperti halnya budidaya ikan pada umumnya, budidaya ikan cupang sangat bergantung pada faktor air. Meski cupang dikenal sebagai ikan yang tidak rewel soal air.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Taman di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Gratis Saat Weekend Tiba, Cocok Untuk Melepas Penat

namun ada kriteria khusus agar bisa mendapatkan ikan cupang dengan kualitas warna yang bagus sehingga punya nilai jual yang tinggi.

Air yang ideal untuk budidaya cupang adalah air dengan rendaman daun ketapang.

Air rendaman daun ketapang yang telah lama ini digunakan sebagai tambahan dalam akuarium banyak ikan hias, termasuk ikan cupang.

Baca Juga: TERBARU, Contoh Naskah Amanat Pembina Upacara Bendera Hari Senin tentang Kedisiplinan, Pendek dan Bisa Diedit

Cara ini telah terbukti membantu menjaga kualitas air dan kesehatan ikan. Daun ketapang mengandung senyawa alami yang dapat menetralkan pH air.

Hal ini membantu mencegah fluktuasi pH yang tiba-tiba yang dapat menyebabkan stres pada ikan.

Selain itu, senyawa antibakteri dan antijamur dalam daun ketapang dapat membantu mencegah infeksi pada ikan, sehingga kesehatan dan kecerahan warna ikan cupang dapat terjaga.

Baca Juga: Kapan Rilis Teenage Mutant Ninja Turtles Mutant Mayhem di Bioskop Indonesia, Inilah Jadwal Tayang dan Sinopsis

2. Penggantian Air Secara Teratur

Air dalam tempat budidaya ikan cupang harus diganti secara teratur untuk menjaga kualitas air dan menghilangkan zat-zat sisa yang dapat mempengaruhi kesehatan ikan.

Untuk ikan cupang yang dipelihara dalam akuarium biasa, sebaiknya air diganti setiap 3 hari sekali.

Baca Juga: Contoh Naskah Amanat Pembina Upacara Bendera Hari Senin tentang Toleransi, Sederhana dan Tidak Bikin Ngantuk

Namun, jika ikan dipelihara dalam lubuk atau tempayan yang lebih besar, penggantian air bisa dilakukan sebulan sekali dengan mengganti sebagian air dengan air yang telah direndam dengan rendaman daun ketapang.

Penggunaan air yang telah direndam daun ketapang juga bertujuan untuk menetralkan pH air dan memberikan efek antibiotik alami bagi ikan.

Lubuk atau tempayan biasa digunakan untuk burayak atau ikan cupang yang baru menetes dari telurnya.

Baca Juga: Spoiler Drakor King the Land Episode 14, Hubungan Asmara Gu Won dan Cheon Sa Rang terungkap ke Publik

3. Pemilihan Makanan yang Tepat untuk Berbagai Usia Ikan

Makanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan dan warna ikan cupang. Berikut adalah beberapa pilihan makanan yang sesuai untuk berbagai usia ikan cupang:

Cacing Sutra untuk Burayak atau Bayi Cupang: Pada usia burayak atau bayi cupang, berikan cacing sutra sebagai makanan utama.

Baca Juga: Jujutsu Kaisen Season 2 Trending Twitter setelah Pertarungan Final antara Satoru Gojo dan Toji Fushiguro

Cacing sutra kaya akan lemak dan protein, yang membantu mempercepat pertumbuhan fisik ikan.

Pelet Kecil untuk Ikan di Bawah 2 Bulan: Setelah ikan mencapai usia di atas 1 bulan hingga di bawah 2 bulan, berikan makanan berupa pelet kecil, seperti PF 500.

Pemberian pelet kecil bertujuan untuk mengontrol pertumbuhan ikan agar tidak terlalu cepat besar, sehingga warna ikan tetap pekat dan cerah.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Website Teknologi AI Serta Link Akses Bantu Kegiatan Jadi Lebih Mudah, Simak Fungsinya!

Burayak yang tumbuh terlalu cepat, biasanya akan cenderung memiliki warna kurang cerah/pekat.

Kutu Air (Daphnia atau Moina) Setelah Lebih dari Dua Bulan: Ketika ikan cupang sudah berusia lebih dari dua bulan, berikan makanan berupa kutu air, seperti Daphnia atau Moina.

Makanan ini membantu mempercantik warna ikan dan memberikan nutrisi yang diperlukan untuk kesehatan mereka.

Baca Juga: Yuk Nonton Pertandingan RANS Nusantara FC vs PSS Sleman di BRI Liga 1 via Link Live Streaming Berikut Ini

Dengan menerapkan tips perawatan dan pemilihan makanan yang tepat, Anda dapat membantu menjaga warna ikan cupang tetap cerah dan pekat, serta memastikan kesehatan dan keindahan ikan tetap terjaga dalam akuarium Anda.

Selamat mencoba budidaya ikan cupang. ***

Berita Terkait