DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Makan Berlebihan Dapat Berdampak Pada Kesehatan Jantung

image
Ilustrasi: Makan enak berlebihan bisa berisiko pada jantung.

ORBITINDONESIA.COM - Makan berlebihan dapat berdampak pada kesehatan jantung dengan cara yang mungkin tidak Anda sadari.

Mengonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan mungkin tampak seperti suatu hal yang menyenangkan sesekali, tetapi jika ini adalah praktik rutin, Anda harus mempertimbangkan kembali kebiasaan makan Anda. Jantung Anda bisa bermasalah.

Yang mengejutkan, lebih banyak orang mengalami serangan jantung parah pada bulan Desember dan Januari: minggu-minggu setelah Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: New Year Gaza 24 B

Baca Juga: BRI dan FishLog Jalin Kerja Sama, Mudahkan Akses Keuangan Digital bagi Pelaku Usaha Perikanan di Sambas Kalima

Penurunan aktivitas fisik, stres emosional, dan makan berat merupakan penyebab peningkatan risiko serangan jantung.

Ilmu pengetahuan mencatat: makan banyak membuat tubuh memindahkan darah ke sistem pencernaan, bukan ke jantung, yang berarti penyumbatan di arteri jantung kurang mendapat perhatian.

Baca Juga: Survei LSI Denny JA: Elektabilitas PSI yang Dipimpin Kaesang Hanya 1,5 Persen, Gerindra Salip PDI Perjuangan

Perut yang terlalu kenyang juga dapat menyebabkan irama jantung tidak teratur, yang berpotensi menyebabkan serangan jantung atau serangan jantung.

Berat badan juga berperan dalam usia jantung Anda. Kelebihan berat badan berarti jantung Anda harus bekerja lebih keras, sehingga membuat otot tegang.

Baca Juga: Aljazair Tawarkan Fasilitas Kepada Palestina Gelar Pertandingan Home: Tindakan Solidaritas dalam Olahraga

Baca Juga: Ditemani Erick Thohir, Prabowo Subianto Makan Siang Bersama Pelaku Usaha Muda

Meskipun Anda merasa berhak untuk bersantai di masa pensiun, gaya hidup sehat tetap harus menjadi tujuan Anda. Semakin banyak Anda bergerak, semakin baik fungsi jantung, paru-paru, pikiran, dan tubuh Anda.

Membawa lemak perut adalah faktor yang berbahaya; Penelitian menunjukkan bahwa aktif sepanjang hari memiliki efek yang lebih positif dibandingkan berolahraga setelah duduk seharian. ***

Berita Terkait