DECEMBER 9, 2022
Ekonomi Bisnis

Penerbangan Garuda Tidak Terdampak Kecelakaan Pesawat Japan Airlines

image
Penumpang lapor diri di gerai Garuda Indonesia di Bandara Narita Tokyo. (ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu)

ORBITINDONESIA.COM - Penerbangan maskapai nasional Garuda Indonesia, baik rute Denpasar-Tokyo maupun Jakarta-Tokyo PP, tidak terdampak kecelakaan pesawat Japan Airlines di Bandara Haneda, Selasa, 2 Januari 2024.

“Tidak ada, penerbangan kita sudah berangkat tadi pagi,” kata General Manager Garuda untuk wilayah Jepang Sony Syahlan kepada Antara di Tokyo, Selasa.

Namun demikian, dia mengatakan pihak Garuda masih terus memonitor proses evakuasi dan koordinasi dengan otoritas Bandara Haneda.

Baca Juga: Kemlu RI: Warga Indonesia Diimbau Antisipasi Gangguan Jadwal Penerbangan di Negara-negara Timur Tengah

Sony menambahkan hingga saat ini belum ada informasi terkait pengalihan penerbangan ke Bandara Narita di Prefektur Chiba untuk penerbangan selanjutnya pada Rabu, 3 Januari 2024 sebab diinformasikan malam ini bandara akan segera dibuka kembali pascaevakuasi.

“Tapi, tetap kita antisipasi segala kemungkinan. Kabar baiknya, Bandara Haneda akan segera dibuka malam ini juga setelah selesai evakuasi,” katanya.

Pesawat bernomor penerbangan JAL516 itu lepas landas dari Bandara New Chitose, Sapporo, Hokkaido 16.47 dan mendarat pada 17.47 waktu setempat..

Baca Juga: Kakorlantas Polri Siapkan Sejumlah Opsi untuk Cegah Kecelakaan Saat Rekayasa Lalu Lintas Contraflow

Jenis pesawat Airbus A350 itu terbakar saat mendarat. Sebelum dilalap si jago merah, pesawat bertabrakan dengan pesawat penjaga pantai (coast guard) Jepang.

Terdapat 367 penumpang termasuk delapan balita dan 12 awak kabin yang diangkut dalam pesawat tersebut dan saat ini sudah berhasil dievakuasi.

Sementara itu, enam awak dari pesawat penjaga pantai, kapten dikabarkan terluka dan lima lainnya meninggal dunia.

Baca Juga: Tujuh Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Ruas Tol Semarang-Batang Km 370

Berdasarkan informasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan otoritas Jepang terkait kemungkinan adanya WNI yang diangkut pesawat Japan Airlines tersebut.***

Sumber: Antara

Berita Terkait