DECEMBER 9, 2022
Nusantara

Kemenag Nusa Tenggara Barat Terapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bagi Calon Haji yang Mau Berangkat

image
Ilustrasi ibadah haji (Foto: IAINU Tuban)

ORBITINDONESIA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat menerapkan pelayanan terpadu satu pintu atau "one stop service" untuk memberi kemudahan kepada jamaah calon haji yang akan berangkat ke Tanah Suci Makkah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nusa Tenggara Barat, Azharuddin, mengatakan salah satu yang menjadi fokus perhatian Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Lombok saat menyambut kedatangan calon haji di asrama haji adalah kelengkapan dokumen yang dibawa.

"Terkait dokumen-dokumen itu harus dipersiapkan beberapa jam sebelumnya (pemberangkatan)," kata Azharuddin di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 7 Mei 2024.

Baca Juga: Menag Yaqut Cholil Qoumas Bertolak ke Arab Saudi, Cek Persiapan Akhir Layanan Haji di Tanah Suci

Untuk memuluskan persiapan dokumen jamaah, PPIH menerapkan pelayanan terpusat di satu tempat di dalam areal asrama haji.

Azharuddin mengatakan, pelayanan ini merupakan implementasi dari arahan yang tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Nomor 185 Tahun 2023.

Salah satu poin penting dalam skema pelayanan ini adalah "Custom-Immigration-Quarantine" (CIQ) yang melibatkan banyak pihak seperti Bea Cukai, Imigrasi dan lainnya.

Baca Juga: Menag Yaqut Cholil Qoumas: 70 Ton Bumbu Indonesia Sudah Didatangkan untuk Penuhi Kebutuhan Jamaah Haji

"Diharapkan jamaah haji dapat melalui proses administrasi dengan cepat dan mudah, sehingga waktu mereka di embarkasi dapat dioptimalkan. Jadi layanan ini untuk seluruh dokumen jamaah," terangnya.

Selain itu, kata Azharuddin, layanan itu juga bertujuan untuk mengantisipasi jangan sampai calon jamaah dipulangkan. Diakuinya pemulangan calon haji pernah dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi lantaran dokumennya bermasalah. 

"Hal-hal ini yang kita perlu antisipasi juga, jangan sampai ada masalah," ujarnya. ***

Sumber: Antara

Berita Terkait