Reformasi Hukum Pemerkosaan di India: Langkah Berani Menuju Kesetaraan
ORBITINDONESIA.COM – Pembentukan panel yudisial untuk mereformasi hukum pemerkosaan setelah kasus pemerkosaan brutal di Delhi menandai titik balik penting dalam perjuangan hak-hak perempuan di India.
Setelah insiden pemerkosaan berkelompok di Delhi mengguncang negeri, pemerintah India mengambil langkah tegas dengan membentuk panel untuk meninjau hukum pemerkosaan. Panel ini menerima masukan global yang luas, mencerminkan solidaritas dan keinginan internasional untuk perubahan.
Dengan laporan setebal 600 halaman, panel mengidentifikasi kegagalan institusi pemerintah sebagai penyebab utama meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan. Mereka menekankan perlunya perubahan pola pikir sosial dan perilaku pria, serta memperluas definisi kekerasan seksual untuk mencakup berbagai bentuk pelanggaran.
Gopal Subramaniam, anggota panel, berpendapat bahwa individu yang bersalah harus diadili tanpa kekebalan hukum, terutama di wilayah konflik. Pandangan ini didukung oleh kesaksian menyentuh dari berbagai daerah yang merasa teralienasi akibat keberadaan militer.
Pandangan progresif panel ini, meskipun tidak mendukung hukuman mati, tetap dianggap sebagai langkah maju dalam melindungi integritas tubuh dan martabat perempuan. Tantangannya kini adalah apakah parlemen siap mengadopsi pemikiran modern ini untuk membawa perubahan nyata.
(Orbit dari berbagai sumber, 15 September 2025)