CEO Baru Akhiri Kerja Jarak Jauh: Taktik Memacu Perusahaan

ORBITINDONESIA.COM – Keputusan mengejutkan datang dari perusahaan pembuat Wegovy, yang baru saja mengakhiri kebijakan kerja jarak jauh di bawah kepemimpinan CEO baru. Langkah ini diambil setelah serangkaian PHK, penjualan yang terhenti, dan persaingan sengit dengan Eli Lilly.

Pergeseran strategi ini menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan di tengah pasar farmasi yang kompetitif. Setelah mengalami penurunan kinerja penjualan, perusahaan berupaya untuk mempercepat pengambilan keputusan demi memulihkan posisi mereka. Persaingan dengan Eli Lilly semakin menekan, memaksa perusahaan untuk mencari cara inovatif agar tetap relevan.

Data menunjukkan bahwa perusahaan farmasi yang beralih dari kerja jarak jauh ke kerja di kantor mengalami peningkatan efisiensi. Namun, ini juga dapat menimbulkan ketidakpuasan karyawan, yang terbiasa dengan fleksibilitas. Menurut laporan, perusahaan berharap bahwa kembali bekerja di kantor akan memfasilitasi komunikasi yang lebih baik dan inovasi.

Banyak yang menganggap keputusan ini sebagai langkah konservatif yang bisa menjadi bumerang, terutama di era di mana fleksibilitas kerja menjadi kunci menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Pandangan lain menyebut ini sebagai langkah berani yang menunjukkan ketegasan kepemimpinan baru dalam menghadapi tantangan industri.

Ketika perusahaan farmasi besar seperti pembuat Wegovy mengubah kebijakan kerja mereka, kita dihadapkan pada pertanyaan penting: Apakah efisiensi yang diharapkan dari kerja di kantor sebanding dengan potensi kehilangan talenta? Inisiatif ini bisa saja menjadi katalisator bagi keberhasilan atau justru memperburuk keadaan. Kita tunggu hasilnya.

(Orbit dari berbagai sumber, 19 September 2025)