Puluhan Ribu Orang Berbaris di Roma Italia untuk Protes Ekonomi Perang dan Mendukung Palestina

ORBITINDONESIA.COM - Puluhan ribu orang berpartisipasi dalam demonstrasi yang diselenggarakan di Roma Italia oleh serikat pekerja dan kelompok aktivis untuk memprotes ekonomi perang dan mendukung Palestina, lapor seorang koresponden TASS.

Aktivis Swedia Greta Thunberg, Pelapor Khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki Francesca Albanese, serta perwakilan dari Gerakan Bintang Lima yang beroposisi berada di garis depan pawai, di mana terdapat banyak anak muda.

Massa menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Giorgia Meloni. Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan "Tolak persenjataan kembali, mari kita hentikan pemerintahan perang", "Italia berada di luar NATO dan Uni Eropa, lawan imperialisme, dukung sosialisme", serta potret perdana menteri dan menteri-menteri penting yang dituduh terlibat dalam "genosida Palestina".

Selama demonstrasi tersebut, salah satu kelompok membakar bendera AS di tengah seruan "lepaskan tanganmu dari Venezuela."

Sehari sebelumnya, beberapa serikat pekerja mengadakan pemogokan nasional, yang terutama berdampak pada sektor transportasi dan lembaga pendidikan.

Demonstrasi dan pawai berlangsung di lebih dari 50 kota. Di Turin, aktivis pro-Palestina menerobos masuk ke kantor redaksi La Stampa dan melakukan kerusuhan.

Para jurnalis juga melakukan pemogokan pada hari Jumat terkait perjanjian kerja bersama yang mengatur sektor media.

Pemogokan nasional tersebut terjadi sebagai protes terhadap rancangan anggaran 206, yang saat ini sedang disetujui di parlemen, yang mengurangi pengeluaran sosial.***