Melambatnya Ekonomi China dan Dampaknya bagi Indonesia
ORBITINDONESIA.COM – Ekonomi China mengalami pelambatan signifikan di kuartal IV 2025, menandai titik terendah dalam tiga tahun terakhir.
Ekonomi China tumbuh 4,5% yoy pada kuartal IV 2025, lebih rendah dari kuartal sebelumnya. Pelemahan ini dipicu oleh melemahnya permintaan domestik dan krisis properti yang berlanjut.
Meski melambat, ekonomi China tetap tumbuh 5,0% sepanjang 2025, sesuai target pemerintah. Sektor manufaktur dan ekspor menjadi penopang utama, dengan surplus perdagangan mencapai US$1,2 triliun.
Ketergantungan China pada ekspor membuatnya rentan terhadap proteksionisme global. Dengan permintaan domestik melemah, tekanan deflasi dan ketidakpastian kebijakan AS menjadi tantangan.
Stabilitas ekonomi China penting bagi Indonesia sebagai mitra dagang utama. Perubahan ekonomi China dapat mempengaruhi kinerja ekspor dan investasi di Indonesia. Bagaimana Indonesia bisa menavigasi ketidakpastian ini?
(Orbit dari berbagai sumber, 21 Januari 2026)