SpaceX dan Revolusi Starlink: Koneksi Langsung ke Ponsel
ORBITINDONESIA.COM – SpaceX berencana meluncurkan Starlink generasi kedua pada 2027, menawarkan koneksi internet kecepatan tinggi langsung ke ponsel.
Di era digital ini, kebutuhan akan konektivitas tanpa batas semakin meningkat. Starlink generasi kedua oleh SpaceX bisa menjadi jawaban untuk menghilangkan perbedaan antara koneksi seluler darat dan satelit. Dengan kecepatan setara 5G, rencana ini terungkap dalam dokumen yang diajukan ke FCC.
Starlink generasi kedua diklaim memiliki kapasitas 100 kali lipat lebih besar dari konstelasi satelit saat ini. Untuk mencapai ini, SpaceX harus meluncurkan ribuan satelit tambahan dan mengoptimalkan pita frekuensi 1,9 GHz dan 2 GHz. Persetujuan FCC bagi peluncuran 15.000 satelit baru menjadi kunci dominasi SpaceX di orbit.
Kemampuan teknis yang ditawarkan mengesankan, tetapi tantangan integrasi ke perangkat ponsel tidak bisa diabaikan. Dengan mengharuskan produsen ponsel mengadopsi teknologi baru, SpaceX tidak hanya mengubah lanskap teknologi satelit, tetapi juga industri telekomunikasi global.
Kesuksesan Starlink generasi kedua bisa menjadi lompatan besar dalam akses internet global. Namun, pertanyaan tetap ada: bagaimana dampaknya pada regulasi ruang angkasa dan apakah ini akan benar-benar merata manfaatnya? Hanya waktu yang akan menjawab.
(Orbit dari berbagai sumber, 24 Januari 2026)