Rekrutmen PPPK BGN 2026: Langkah Strategis Pemenuhan SDM
ORBITINDONESIA.COM – Badan Gizi Nasional membuka rekrutmen PPPK tahap 3 dan 4 dengan total 32.460 formasi untuk memenuhi kebutuhan SDM hingga 2026.
Pemenuhan sumber daya manusia berkualitas menjadi tantangan utama bagi Badan Gizi Nasional dalam menjalankan program-program pemenuhan gizi nasional. Dengan meningkatnya kebutuhan layanan gizi di berbagai daerah, BGN berupaya memperkuat struktur organisasi melalui rekrutmen PPPK. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga pelaksana yang memadai.
Pada tahap sebelumnya, BGN telah berhasil merekrut ribuan tenaga kerja melalui seleksi PPPK. Dengan menargetkan total 99.000 pegawai pada tahun 2026, BGN memfokuskan pada pengisian posisi strategis seperti Kepala SPPG dan tenaga gizi. Data menunjukkan bahwa pada seleksi tahap 2, dari 32.000 formasi yang dibuka, mayoritas diperuntukkan bagi Kepala SPPG yang dididik melalui program sarjana penggerak pembangunan. Ini menunjukkan fokus BGN pada penguatan kapabilitas manajerial dan teknis dalam organisasi.
Langkah BGN membuka seleksi PPPK tahap lanjutan ini dapat dilihat sebagai upaya strategis untuk memperkuat fondasi layanan gizi di Indonesia. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam memastikan bahwa tenaga yang direkrut benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Penting bagi BGN untuk tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas rekrutmen agar dapat mencapai target perbaikan gizi masyarakat yang berkelanjutan.
Pemenuhan tenaga pelaksana program gizi nasional menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan rekrutmen yang tepat, BGN memiliki peluang besar untuk mengatasi masalah gizi di Indonesia. Namun, pertanyaan tetap ada: bagaimana memastikan bahwa langkah ini akan memberikan dampak jangka panjang yang diharapkan? Masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya harus terus memantau perkembangan ini. (Orbit dari berbagai sumber, 25 Januari 2026)