Misteri Silikat Kristalin di Komet: Temuan James Webb

ORBITINDONESIA.COM – Temuan teleskop James Webb mengungkapkan kehadiran silikat kristalin di komet, meskipun terbentuk di suhu ekstrem.

Komet dikenal sebagai benda langit yang dingin dan jauh dari Matahari. Namun, kehadiran silikat kristalin memicu pertanyaan akan asal-usulnya.

Pengamatan teleskop James Webb pada bintang muda EC 53 menunjukkan pembentukan silikat kristalin di area panas cakram bintang. Material ini kemudian diangkut ke zona dingin, menjelaskan kehadiran silikat di komet.

Penemuan ini menantang pemahaman konvensional tentang komet. Bintang muda seperti EC 53 menunjukkan sistem planet yang awalnya panas dan kacau. Proses transportasi silikat mencerminkan dinamika kompleks pembentukan tata surya.

Studi ini membuka wawasan baru tentang komet yang terlihat tenang namun berasal dari masa muda yang energik. Apakah pemahaman kita tentang pembentukan planet dan komet akan berubah seiring penemuan ini? (Orbit dari berbagai sumber, 29 Januari 2026)