Perang Kantor: Dilema Antara Inovasi dan Keterikatan Ruang
ORBITINDONESIA.COM – Perusahaan besar seperti Dell menetapkan ultimatum: pilih fleksibilitas atau karier. Kebijakan ini mengguncang dunia kerja modern yang menghargai otonomi.
Pandemi mengubah lanskap kerja global, menempatkan fleksibilitas sebagai standar baru. Namun, perusahaan kembali memaksa pekerja ke kantor, memicu ketegangan antara karyawan dan manajemen.
Data menunjukkan 19% pekerja siap berhenti jika dipaksa ke kantor penuh waktu. Keputusan ini bisa menyebabkan eksodus bakat dan hilangnya pengetahuan institusional, merugikan perusahaan dalam jangka panjang.
Kebijakan RTO memicu 'culture rot', mengikis kepercayaan dan keterlibatan karyawan. Sebaliknya, perusahaan yang mengadopsi fleksibilitas bisa menarik dan mempertahankan talenta terbaik.
Di tengah perubahan ini, perusahaan harus memilih: mempertahankan metode lama atau beradaptasi dengan cara kerja baru. Pilihan ini akan menentukan masa depan mereka di lanskap ekonomi yang dinamis.
(Orbit dari berbagai sumber, 3 Februari 2026)