Penyelenggaraan Haji: Amanah Negara dan Tantangan Integritas

ORBITINDONESIA.COM – Tanggung jawab besar menggelayuti pundak petugas haji Indonesia, menghadirkan negara melalui pelayanan yang prima.

Penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia merupakan tugas negara yang kompleks, melibatkan jutaan jemaah setiap tahunnya. Dengan predikat sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, tantangan logistik dan pelayanan menjadi perhatian utama. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyoroti pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas ini.

Gaji petugas haji yang mencapai Rp 900 ribu hingga Rp 1 juta per hari selama 70 hari menjadi daya tarik bagi ribuan pendaftar setiap tahunnya. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan amanah tersebut. Pembiayaan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, yang memastikan seluruh biaya operasional dibebankan kepada APBN, mencakup gaji, honorarium, dan fasilitas lainnya.

Pentingnya pengelolaan yang transparan dan bertanggung jawab dalam penyelenggaraan haji menjadi sorotan publik. Dengan anggaran besar yang disediakan negara, selayaknya pelayanan kepada jemaah mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa. Kita harus bertanya, apakah peningkatan biaya ini sebanding dengan kualitas pelayanan yang diterima jemaah?

Integritas dan dedikasi petugas haji adalah cerminan wajah bangsa di mata dunia. Tantangan yang dihadapi menuntut komitmen kuat untuk menjaga kehormatan Indonesia. Haruskah kita terus mengandalkan sistem yang ada, atau perlu ada pembaruan yang lebih inovatif dalam penyelenggaraan haji ke depan?

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Februari 2026)