Memahami Materi Gelap: Revolusi dalam Astrofisika

ORBITINDONESIA.COM – Materi gelap, meski tak terlihat, memiliki pengaruh besar dalam struktur kosmik. Kini, studi baru mengungkap interaksi partikel materi gelap yang dapat mengubah galaksi dari dalam ke luar.

Materi gelap selama ini hanya dipahami melalui efek gravitasinya. Namun, studi menunjukkan partikel ini mungkin berinteraksi lebih kompleks. Pengembangan alat simulasi baru membuka jalan untuk penelitian lebih mendalam.

Peneliti James Gurian dan Simon May memperkenalkan KISS-SIDM, alat simulasi yang memodelkan interaksi materi gelap secara lebih akurat. Simulasi ini mengungkap kemungkinan keruntuhan gravotermal dalam galaksi.

Sebagian fisikawan berargumen bahwa pemahaman baru ini dapat mengubah paradigma astrofisika. Namun, tantangan memodelkan SIDM masih besar, terutama dalam kondisi galaksi yang bervariasi kepadatannya.

Penelitian ini membuka peluang baru untuk memahami alam semesta yang lebih dalam. Apakah ini langkah menuju terobosan besar dalam fisika kosmik? Waktulah yang akan menjawab.

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Februari 2026)