Dugaan Diskriminasi Guru Agama di Nunukan: Tunjangan Tak Cair
ORBITINDONESIA.COM – Seorang guru agama di SDN 001 Sebatik Tengah, Nunukan, diduga mengalami diskriminasi yang mengakibatkan tunjangan sertifikasinya selama setahun tidak cair.
Kasus ini mencuat ketika Halimah, guru agama tersebut, diduga tidak mendapatkan tanda tangan dari kepala sekolah untuk pemberkasan administrasi. Kejadian ini bermula saat dia ditempatkan di sekolah tersebut dan sempat menghadapi penolakan.
Dinas Pendidikan Nunukan turun tangan merespons permasalahan ini. Kepala Dinas, Akhmad, menyebutkan pihaknya sedang melakukan investigasi mendalam untuk menemukan fakta yang valid di lapangan sebelum mengambil keputusan tegas.
Kasus ini membuka wacana penting mengenai hak dan perlindungan bagi tenaga pendidik di Indonesia. Konflik internal seperti ini dapat menghambat profesionalisme dan kesejahteraan guru, yang seharusnya didukung penuh oleh sistem pendidikan.
Peristiwa ini menggarisbawahi pentingnya transparansi dan keadilan di lingkungan pendidikan. Masyarakat dan pemerintah harus bersatu dalam memastikan bahwa guru mendapatkan hak-hak mereka tanpa diskriminasi. Apakah ini kasus terisolasi, atau bagian dari masalah yang lebih besar?
(Orbit dari berbagai sumber, 9 Februari 2026)