Lokasi Fisik Tuhan: Antara Sains dan Spiritualitas

ORBITINDONESIA.COM – Michael Guillen, mantan fisikawan Harvard, memicu perdebatan dengan pernyataannya tentang kemungkinan lokasi fisik Tuhan di alam semesta.

Guillen mengklaim bahwa Tuhan mungkin memiliki lokasi fisik pada jarak 439 miliar triliun kilometer dari Bumi, berdasarkan penggabungan Alkitab dan fisika modern. Pernyataan ini menimbulkan kontroversi di kalangan ilmuwan dan teolog.

Konsep cakrawala kosmik yang disebut Guillen adalah batas observasi di mana galaksi bergerak dengan kecepatan cahaya. Namun, dalam kosmologi modern, ini bukanlah lokasi fisik. Model fisika saat ini tidak mendukung ide bahwa waktu berhenti di cakrawala kosmik.

Klaim spekulatif seperti ini sering kali muncul dari upaya menghubungkan sains dengan spiritualitas. Meskipun menarik, argumen Guillen tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat dan lebih bersifat interpretatif daripada faktual.

Apakah mungkin menemukan titik temu antara sains dan kepercayaan? Diskusi seperti ini membuka ruang bagi refleksi lebih dalam tentang batasan pengetahuan manusia dan misteri alam semesta yang belum terpecahkan.

(Orbit dari berbagai sumber, 12 Februari 2026)