Pemain Muslim Premier League Dapat Izin Buka Puasa Saat Laga

ORBITINDONESIA.COM – Premier League kembali mengambil langkah inklusif dengan mengizinkan pemain Muslim berbuka puasa di tengah pertandingan selama Ramadan.

Di tengah tensi pertandingan yang tinggi, kebutuhan beribadah selama Ramadan menjadi perhatian bagi pemain Muslim di Premier League. Kebijakan ini menandai langkah progresif dalam mengakomodasi keberagaman agama di dunia sepak bola.

Premier League bukan hanya soal persaingan di lapangan, tetapi juga penerapan nilai-nilai kemanusiaan. Menurut data, sekitar 30% pemain di liga ini berasal dari berbagai negara dengan mayoritas Muslim. Kebijakan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, mengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara profesionalitas dan keyakinan pribadi.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa sepak bola bisa menjadi alat pemersatu antarbudaya. Liga-liga lain mungkin bisa mencontoh Premier League dalam hal ini, membuka ruang untuk dialog yang lebih dalam tentang toleransi dan inklusi di olahraga.

Keputusan ini tidak hanya berdampak pada pemain, tetapi juga pada para penggemar yang menyaksikan. Ini adalah langkah kecil menuju dunia olahraga yang lebih inklusif. Akankah kebijakan ini memicu perubahan di liga lain?

(Orbit dari berbagai sumber, 18 Februari 2026)